JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Sumber Air Terkena Longsoran, Air PDAM Karanganyar Keruh

Sumber Air Terkena Longsoran, Air PDAM Karanganyar Keruh

455
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

KARANGANYAR – Lantaran salah satu sumber air di Semiri, Kecamatan Karangpandan terpapar longsor, sejumlah pasokan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Karanganyar menjadi keruh. Alhasil, Rabu (4/2/2015) sejumlah keluhan dari pelanggan mengalir ke perusahaan tersebut. Pasalnya, selama ini para pelanggan kerap memanfaatkan aliran air tersebut untuk konsumsi sehari-hari.

Menurut Triyani, warga perumahan UNS Jati, Kecamatan Jaten,sejak Rabu (4/2) pagi, ia mendapati air yang mengalir dari kerannya menjadi berwarna kecoklatan. Padahal, biasanya air yang mengalir begitu jernih.

“Tadinya mau direbus, namun air yang mengalir kecoklatan. Saat ditampung, ada tanah yang terkumpul. Mungkin ada kerusakan jaringan sehingga air tercampur tanah,” tuturnya.

Hal serupa dikeluhkan Indah Wardani. Warga Perumahan Palur tersebut sudah melaporkan keluhannya tersebut kepada PDAM.

“Bahkan alirannya sudah mampet. Sekarang diminta menunggu, sebab katanya ada perbaikan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Karanganyar, Suroso mengemukan bahwa keruhnya air disebabkan lantaran longsoran tanah di sumber air Semiri tersebut. Pipa di bak penampungan tersumbat material longsor dan lumpur yang ada menggenangi bak.

“Ini akibat hujan deras yang terjadi kemarin,” sebutnya.

Untuk membersihkan bak dari lumpur, petugas kemudian menguras penampungan air itu termasuk reservoir di Serut, Kelurahan Popongan, Karanganyar Kota. Bahkan, seluruh pipa jaringan sepanjang 12 kilometer yang tercemar pun dikuras.

“Mungkin butuh sampai dua hari sampai aliran air kembali normal. Atas permasalahan ini,kami mohon maaf kepada pelanggan,” imbuhnya.

Menurut petugas reservoit Serut, Eko Setyo, terdapat empat penampungan yang harus dibersihkan. Sebab, endapan lumpur mencapai ketebalan 50 cm.

“Itu saja baru dua yang selesai dibersihkan. Sisanya belum selesai. Pelanggan jarak jauh seperti di Kalijirak atau Tasikmadu mungkin aliran air baru normal empat hari lagi,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui,mata air di Semiri menghasilkan sekitar 60 liter air per detik. Selanjutnya, aliran tersebut disalurkan ke 27 ribu sambungan pelanggan di Karanganyar Kota, Karangpandan, Jaten,Kalijirak dan Palur.

Putradi Pamungkas