JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Sumur Kemasukan Bangkai Ayam, Dua Warga Krasak Meregang Nyawa

    Sumur Kemasukan Bangkai Ayam, Dua Warga Krasak Meregang Nyawa

    495
    BAGIKAN
    Ilustrasi kecelakaan sumur | Aris Triyono
    Ilustrasi kecelakaan sumur | Aris Triyono

    BOYOLALI –  Nasib tragis menimpa Sarmin (50) dan Biso (47) dua warga Dukuh Jering, Desa Krasak, Kecamatan Teras Boyolali. Mereka mati lemas saat menguras sumur milik salah satu korban, Minggu (8/2/2015) sore. Diduga mereka keracunan gas karbon monoksida dari mesin pompa yang mereka gunakan untuk menguras sumur.

    Kepala Desa Krasak, Muhadi menyebutkan, kejadian tragis tersebut berawal saat kedua korban bersama tiga warga lainnya hendak menguras sumur milik Sarmin. Sumur berkedalaman 15 meter itu, tercemar bangkai ayam sehingga berbau.
    Mereka menggunakan pompa air bermesin diesel untuk menyedot air sumur.

    Awalnya, Biso masuk ke dalam sumur menggunakan tangga bambu untuk mengambil bangkai ayam. Kemudian, air sumur pun disedot dengan diesel. Sementara itu, Sarmin bersama tiga warga lainnya mulai menyedot air sumur. Mereka berada di atas, menunggu proses pengurasan tanpa menyadari sesuatu terjadi di dalam sumur.

    Selang tak lama kemudian, mereka curiga lantaran dari dasar sumur tak terdengar suara apapun. Khawatir akan nasib Biso yang diduga tenggelam, Sarmin lantas memanggil namanya hingga berkali-kali tetapi tidak ada sahutan balasan.
    Karena tidak ada jawaban, Sarmin kemudian turun ke dalam sumur untuk memeriksa kondisi di dasar, serta berupaya menolong Biso.

    “Nahas, dia terpeleset dan akhirnya ikut jatuh ke dalam sumur,” ungkap Muhadi.

    Beberapa warga melihat kedua korban tenggelam, tapi tidak ada yang berani menolong. Kejadian itu dilaporkan ke Polsek Teras yang segera minta bantuan SAR dari BPBD Boyolali.

    Muhadi mengatakan hingga Minggu petang upaya mengevakuasi kedua korban di sumur sedalam lebih dari 15 meter itu belum berhasil. Namun, Gohan Wijayana, anggota Badan SAR Nasional di Pos Surakarta yang memantau kejadian itu melalui radio komunikasi, mengkonfirmasi upaya evakuasi telah berhasil sekitar pukul 19.00 WIB.

    Ario Bhawono