JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Tak Butuh Koalisi, PDIP Solo Tetap Buka Peluang Partai Lain Bergabung

Tak Butuh Koalisi, PDIP Solo Tetap Buka Peluang Partai Lain Bergabung

251
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

SOLO – Meski tidak perlu koalisi dalam pengajuan nama calon walikota dan wawali mendatang, namun PDIP menegaskan siap membuka pintu bagi parpol lain untuk bergabung. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Solo menyatakan bakal merilis nama calon walikota-wawali di detik-detik terakhir pendaftaran.

Hal itu dikuatkan dengan perolehan 23 dari 45 kursi dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 lalu. Artinya, PDIP menguasai lebih dari 50 persen dari jumlah keseluruhan kursi wakil rakyat.

“Kita tidak perlu koalisi. Karena syarat pengajuan nama calon itu 20 persen, sedangkan kita sudah melebihi angka itu. Tapi kita tidak menutup kemungkinan untuk mendapatkan dukungan dari parpol lain,” kata Sekretaris DPC PDIP Solo, Teguh Prakoso saat dijumpai di Balaikota Surakarta, Senin (2/2/2015).

Dia menjelaskan untuk tahapan pencalonan di internal belum dimulai. Hingga saat ini, pihaknya masih sebatas melakukan pembentukan panitia penjaringan balon walikota dan wawali. “Kita mau melaporkan pembentukan panitia penjaringan ke Ketua DPC, tapi belum bisa bertemu. Setelah disepakati, kami langsung melakukan pendaftaran untuk penjaringan balon walikota dan wawali,” katanya.

Disinggung mengenai sudah munculnya calon dari parpol lain, dirinya mengaku sah-sah saja. Partai berlambang banteng moncong putih itu menyampaikan nama calon walikota dan wawali yang diusungnya akan dirilis di detik-detik terakhir pendaftaran di KPU Solo.

“Ya tidak sekarang. Kalau kami buka sekarang, pasti calon-calon yang ingin mendaftar ke parpol lain akan berpindah ke PDIP. Maka dari itu, kami akan tunda dulu,” katanya.

Ditanya mengenai persyaratan warga yang ingin mendaftarkan diri sebagai balon walikota dan wawali, Teguh yang juga menjabat Ketua DPRD Surakarta itu menyampaikan tidak ada persyaratan khusus. “Terbuka bagi siapa saja,” ujarnya.

Terpisah, Wakil Walikota, Achmad Purnomo mengaku belum mengambil sikap terkait masa jabatannya yang hampir habis. Dirinya menjelaskan masih menunggu instruksi dari partainya.

“Ya belum (mendaftar, red). Informasi yang saya peroleh PDIP baru membentuk panitia penjaringan. Sekretaris DPC juga bilang kalau belum bisa melaporkan ke ketua karena sedang berada di Jakarta,” katanya.

Soal rencananya maju, Purnomo mengatakan siap maju. Asalnya, didukung oleh PDIP. “Yang jelas, kalau saya maju ya harus lewat PDIP. Itu wajib. Tapi saya masih menunggu instruksi partai. Kalau memang dikehendaki untuk maju lagi, saya siap,” tegasnya.  Murniati