JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Tak Dapat Anggaran, Satpol PP Solo Gagal Tambah Personel

Tak Dapat Anggaran, Satpol PP Solo Gagal Tambah Personel

253
BAGIKAN
OPERASI PGOT - Petugas satpol pp dibantu polisi menurunkan pengemis yang terjaring dalam razia PGIT di Panti Rehabilitasi, Solo, Rabu (30/10). Joglosemar/Abdullah Azzam
 Petugas Satpol PP dibantu polisi menurunkan pengemis yang terjaring dalam razia | dok.Joglosemar

SOLO – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengurungkan niat menambah 210 personel Satuan Perlindungan Masyarakat Kota (Satlimaskot). Alasannya, anggaran yang diajukan di APBD 2015 tidak disetujui oleh DPRD.

Sebagai gantinya, Satpol PP berencana memberdayakan Linmas yang ada disetiap Kelurahan di Solo. Kepala Satpol PP Kota Surakarta Sutarjo, Senin (16/2/2015) mengatakan saat ini jumlah personil Satlinmas Kota hanya sebanyak 150 personel. Keberadaan para personil Linmas Kota ini untuk menghilangkan para pengemis maupun pengamen yang ada disetiap perempatan lampu mereh.

Sutarjo mengklaim, keberadaan Linmas Kota selama ini cukup efektif. Terbukti dari berkurangnya para pengamen saat ini. Pun begitu, dengan target menghilangkan secara tuntas para pengamen dan pengemis, jumlah personil Linmas Kota dirasa sangat kurang.

“Karena anggaran tidak ada, otomatis rencana kita menambah personil Linmas Kota juga batal. Sebagai alternatifnya, kita akan memberdayakan Linmas yang ada disetiap Kelurahan,” terang Sutarjo.

Selama ini personil Linmas dikelurahan cukup banyak. Sehingga, pemberdayaan beberapa anggota Linmas Kelurahan dirasa cukup masuk akal untuk menambah personil Linmas Kota saat ini.

Ari Purnomo