JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Tak Kuat Menanjak, Truk Gandeng Terbalik di Jalur Solo-Semarang

Tak Kuat Menanjak, Truk Gandeng Terbalik di Jalur Solo-Semarang

378
BAGIKAN

Foto: Joglosemar/Ario BhawonoBOYOLALI – Kecelakaan di tanjakan ruas jalan Solo-Semarang kembali terjadi, tepatnya di tanjakan Tompak, Desa Tumpak, Kecamatan Ampel. Sebuah truk gandeng  terbalik lantaran tidak kuat menanjak, Jumat (13/2/2015) dini hari.

Meski tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal tersebut, namun lalu lintas Solo-Semarang sempat tersendat. Kecelakaan tersebut diduga dipicu muatan truk B 9034 UU yang overload.

Truk yang dikemudikan Muhammad Jaka (33), warga Buaran, Pekalongan itu, memuat perlengkapan rumah tangga seperti tisu, obat nyamuk, popok, dan sebagainya. Akibat kecelakaan tersebut, bak truk bagian belakang atau gandengannya terbalik sehingga muatannya berserakan. Untung saja muatan yang tumpah tersebut ada di bahu jalan sehingga tidak terlalu mengganggu lalu lintas.

Menurut Jaka, saat itu dirinya tengah dalam perjalanan dari Jakarta menuju Klaten. Total muatan yang dia angkut mencapai 16 ton. Nahas, sekitar pukul 00.00 WIB, saat dirinya sampai di tanjakan Tompak Ampel, ternyata truk yang dikemudikannya tidak kuat menanjak. Untung saja saat kejadian kondisi jalan tengah sepi kendaraan, sehingga kecelakaan itu tidak sampai melibatkan kendaraan lain.

“Truknya tidak kuat nanjak dan mundur di tanjakan hingga terguling,” tutur Jaka.

Untung saja kecelakaan tidak sampai memakan korban karena yang terguling bagian bak belakang. Sementara bagian kepala dan bak depan selamat karena gandengannya terputus. Bak belakang terguling di sebagian badan jalan sisi kiri dari arah Semarang-Solo. Kanitlaka Polres Boyolali Aiptu Widodo mengatakan, kecelakaan tunggal tersebut diduga karena muatannya overload.

Ario Bhawono