JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Tanah Bergerak di Kemusu, Puluhan Warga Inginkan Relokasi

Tanah Bergerak di Kemusu, Puluhan Warga Inginkan Relokasi

255
BAGIKAN
Ilustrasi | dok.Joglosemar
Ilustrasi | dok.Joglosemar

BOYOLALI – Puluhan kepala keluarga (KK) warga Dukuh Gagan, Desa Kendel, Kecamatan Kemusu, yang terancam tanah gerak berharap upaya relokasi oleh pemerintah.

Keinginan warga tersebut dibenarkan Kepala Desa (Kades) Kendel, Kusmanto, yang menyatakan saat ini puluhan warganya tidak memiliki pilihan untuk pindah, sehingga terpaksa masih mendiami rumah mereka meski ancaman bencana sewaktu-waktu terjadi. Pasalnya, amblasnya tanah tebing permukiman warga yang berada di tebing kelokan sungai itu, berlangsung cepat.

“Kami mengusulkan relokasi, dan koordinasikan dengan Pemkab Boyolali melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),” ungkap dia.

Relokasi diusulkan dengan mempertimbangkan kondisi tanah yang sangat labil. Hanya saja sejauh ini pihaknya juga belum mengetahui lokasi mana yang tepat untuk merelokasi puluhan warganya itu. Meski demikian, menurut Kusmanto warganya sudah pasrah jika direlokasi ke tempat yang aman.

Terpisah, Kepala BPBD Boyolali Nur Khamdani mengungkapkan, pihaknya masih mempelajari kemungkinan relokasi warga Gagan. Pasalnya, untuk relokasi perlu mempertimbangkan banyak hal, di antaranya ketersediaan lokasi untuk. “Masih kami pelajari, selain lokasi untuk relokasi juga bagaimana dengan warganya,” jelas dia.

Relokasi lebih dimungkinkan jika ada tanah kas desa yang dapat dimanfaatkan. Lebih lanjut menurut dia, pihaknya akan mengkoordinasikan dengan instansi terkait. Bencana tebing gerak dan amblas di Gagan terjadi sejak Jumat (30/1/2015) kemarin. Akibatnya satu rumah warga roboh akibat tanah amblas, sementara dua rumah warga lainnya terpaksa dirobohkan karena kondisinya sangat kritis. Sedangkan puluhan rumah warga lainnya saat ini juga sudah kritis.

Ario Bhawono