JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Target Tumbuh 2 Persen, OJK Gencar Layanan Keuangan Mikro

Target Tumbuh 2 Persen, OJK Gencar Layanan Keuangan Mikro

286
BAGIKAN
OJK_LogoSOLO – Menindaklanjuti peluncuran Layanan Keuangan Mikro tanggal 18 Desember 2014 lalu, tahun 2015 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencanangkan program sosialisasi, sekaligus mendorong dan mendukung pelaku usaha jasa keuangan (PUJK) melalui Layanan Keuangan Mikro. Lantaran, saat ini secara nasional tingkat literasi (edukasi) keuangan hanya sebesar 21,8 persen, sedangkan tingkat inklusi (pengguna) keuangan sebesar 59,7 persen dari total 240 juta penduduk Indonesia.

Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan perlindungan Konsumen, Kusumaningtuti S. Setiono menyatakan saat ini tingkat literasi maupun inklusi keuangan di Indonesia masih minim.

“Secara nasional tingkat literasi keuangan hanya sebesar 21,8 persen, sedangkan tingkat inklusi keuangan sebesar 59,7 persen dari total 240 juta penduduk Indonesia,”paparnya saat ditemui Joglosemar di sela acara Pasar Keuangan Rakyat di Pasar Legi Solo, pada Minggu (15/2/2015).

Di Kota Solo, berdasarakan survey Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surakarta tahun 2013, dari total 586.000 masyarakat Solo, tingkat literasi keuangannya hanya 17,5 persen atau. sebanyak 102.000 orang, dan tingkat inklusi keuangannya 35 persen atau sebanyak 208.000 orang.

“Dari hasil survey kami, alasan tingkat literasi dan inklusi keuangan ini masih rendah penyebabnya lantaran, masyarakat masih belum paham dimana lokasi lembaga keuangan yang tepat, menghubungi siapa, apa yang harus dicari, tujuan produk dan jasanya untuk apa, dan lainnya. Maka, kami mendorong kepada lembaga keuangan agar lebih aktif dan melakukan jemput bola,”terangnya.

Selain mendorong lembaga keuangan agar aktif menjemput masyarakat yang belum paham seputar produk dan jasa keuangan, pihaknya pun akhir tahun lalu meluncurkan Layanan Keuangan Mikro, serta  mencanangkan program sosialisasi, sekaligus mendorong dan mendukung pelaku usaha jasa keuangan (PUJK). Yang dimana bertujuan untuk menjangkau masyarakat yang selama ini belum tersentuh layanan di sektor jasa keuangan, khususnya yang berpenghasilan rendah dan UMKM.

Disampaikan Kusumaningtuti lebih lanjut, Layanan Keuangan Mikro yang gencar didorong OJK ini sejalan dengan strategi nasional literasi keuangan indonesia, khususnya pengembangan produk dan layanan jasa keuangan. Dalam Layanan Keuangan Mikro, OJK menyediakan produk layanan mikro yang dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Untuk produk keuangan meliputi simpanan, investasi, proteksi atau asuransi mikro, pinjaman kredit atau pembiayaan mikro. Semenjata jasa keuangan meliputi konsultasi dan informasi produk dan jasa keuangan, jasa pengiriman uang atau transfer, dan jasa pembayaran dan pembelian,”paparnya.

Dan salah satu kegiatan yang dilakukannya dalam program Layanan Keuangan Mikro adalah Pasar Keuangan Rakyat. Yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai berbagai manfaat dan resiko porduk dan layanan di sektor jasa keuangan. Selain itu, diharapkan dapat mengubah persepsi masyarakat tentang sulit dan mahalnya manfaat sektor jasa keuangan.

“Pasar Keuangan Rakyat ini diharapkan bisa menunjukkan kepada masyarakat bahwa produk dan layanan sektor jasa keuangan saat ini mudah, murah, dan bermanfaat untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kami targetkan dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan literasi dan inklusi keuangan sebesar 2 persen dari total populasi masyarakat,”katanya.

Kegiatan Pasar Keuangan Rakyat tersebut, pihaknya menyelenggarakan di Pasar Legi Solo pada tanggal 15 Februari, lalu dilanjutkan tanggal 16 Februari dengan penyelenggaraan edukasi keuangan untuk komunitas di Kabupaten Klaten. Yang terdiri atas 300 pelaku usaha UMKM lurik, baik konveksi, makanan, mebel, dan kerajinan dan pertanian.

“Alasan kami memilih Surakarta sebagai salah satu lokasi pencanangan program sosialisasi Layanan Keuangan Mikro karena, kota ini memiliki potensi perdagangan yang tinggi. Dimana sesuai dengan sektor yang kami bidik yakni masyarakat mikro berproduktif,”pungkasnya.

Paramita Sari Indah