JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Terancam Longsor, 14 Keluarga Desa Gempolan Diungsikan

Terancam Longsor, 14 Keluarga Desa Gempolan Diungsikan

342
BAGIKAN
Tanah longsor di Kudus
Ilustrasi

KARANGANYAR – Lantaran terancam adanya bahaya longsor, 14 keluarga di RT 002/RW 006 Sidomulyo, Gempolan, Kerjo, diungsikan. Pasalnya, sejak Selasa (10/2/2015) malam, tanah di pemukiman tersebut mengalami pergerakan, yang berdampak pada kemunculan retakan di sejumlah rumah warga.

Menurut Kepala Desa Gempolan, Sukiman berdasarkan laporan warga, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Dirinya mendapat laporan dari warga dan langsung menuju lokasi dan mendapati rekahan tanah kian melebar. Lantas, ia meminta kepada warga untuk segera mengungsi, saat itu juga.

“Saya meminta warga untuk mengungsi. Kebetulan, ada rumah warga yang sudah tak terpakai. Lokasinya tak jauh dari sini dan aman,” ungkapnya, kepada wartawan, Rabu (11/2/2015).

Rekahan tanah yang sebelumnya hanya menyasar pada enam rumah, keesokan harinya sudah bertambah ke 14 rumah warga.

“Kami minta semua warga untuk mengungsi. Mereka kami minta untuk mengamankan barang-barang supaya tenang di pengungsian,” sebut Sukiman.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Nugroho, mengatakan saat ini kondisi tanah di kawasan tersebut dalam status bahaya. Dalam kurun waktu 45 menit saja, pergerakan tanah cukup cepat, mencapai 5 milimeter.

“Rekahan juga terdapat di bukit yang ada di atas pemukiman warga. Bila berlangsung seperti ini terus akan berpotensi pada tanah longsor di lokasi itu,” jelasnya.

Di sisi lain, para petugas gabungan dari unsur BPBD, Polri, TNI hingga relawan disiagakan di lokasi pengungsian warga. Sejumlah alat pendeteksi pergerakan tanah pun terpasang di sejumlah lokasi yang mengalami retakan tanah, guna memonitor perkembangan yang ada.

Putradi Pamungkas