JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Tergiur Kamera Murah di Internet, Agus Kehilangan Rp 1,2 Juta

Tergiur Kamera Murah di Internet, Agus Kehilangan Rp 1,2 Juta

914
BAGIKAN

penipuan-ilustrasi-_120626142656-414
SRAGEN- Aksi penipuan dengan modus transaksi jualbeli via situs online kembali terjadi. Kali ini, korbannya Agus (20) warga Widoro, Sragen Wetan, Sragen. Ia terpaksa harus merelakan uang Rp 1,2 juta miliknya amblas akibat tertipu oleh seseorang yang menawarkan kamera via online.

Aksi penipuan lewat situs online itu terungkap ketika korban melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polres Sragen, Jumat (13/2/2015). Di hadapan aparat, korban menuturkan kejadian bermula ketika Selasa (10/2) lalu sekira pukul 11.30 WIB ia tertarik dengan promo penjualan kamera digital yang dipajang di sebuah situs jualbeli online di internet.

Kamera digital itu dijual seharga Rp 1,2 juta oleh seseorang bernama Beni Hendrawan (32) dengan alamat di Jalan Merpati No.27 RT 1/6, Sanur, Denpasar, Bali. Karena menilai harganya miring, korban pun tertarik untuk membelinya.

Tanpa curiga ia langsung mengontak nomor handphone yang tertera di situs tersebut untuk melakukan pemesanan. Seketika itu, si penjual langsung merespon dan meminta korban untuk segera mentransfer uang ke nomor rekening BNI atas nama Dadang hermansyah dengan nomor rekening 0364987988.

Tanpa pikir panjang, korban langsung menuju ATM dan mentransfer uang sejumlah Rp 1,2 juta sesuai dengan harga kesepakatan ke nomor rekening yang diberikan di atas. Selesai mentransfer, korban menghubungi terlapor dan mengabarkan uang ditransfer. Saat itu, terlapor berjanji barang akan segera dikirim lewat paket kilat dan tidak sampai sehari sudah akan tiba di alamat korban.

Akan tetapi, setelah ditunggu hingga petang bahkan sampai tiga hari berselang, ternyata barang tidak kunjung dikirim. Ketika korban berusaha mengubungi, nomor terlapor sudah tidak aktif lagi. Atas kejadian tersebut, korban merugi Rp 1,2 juta dank arena telah ditipu ia akhirnya nekat melaporkan kejadian itu ke Polres Sragen.

Kapolres Sragen AKBP Dwi Tunggal Jaladri melalui Kasubag Humas AKP Saptiwi membenarkan adanya laporan tersebut. Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan.

Wardoyo