JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Teror ISIS Berlanjut, Giliran Pilot Jordania Dibunuh

Teror ISIS Berlanjut, Giliran Pilot Jordania Dibunuh

307
BAGIKAN
Warga membersihkan gambar bendera ISIS (Islamic State of Iraq and Syria), Selasa (05/08/2014) di kawasan Tipes Solo | Foto: Maksum N F
Warga membersihkan gambar bendera ISIS (Islamic State of Iraq and Syria), Selasa (05/08/2014) di kawasan Tipes Solo | Foto: Maksum N F

AMMAN – Pemerintah Jordania pada Selasa (3/2/2015) mengkonfirmasi dibunuhnya pilot berkebangsaan Jordania yang ditawan oleh Negara Islam (ISIS). Demikian laporan kantor berita resmi Jordania, Petra.

Pada hari yang sama, Angkatan Bersenjata Jordania menyatakan akan melakukan pembalasan atas dibunuhnya pilot tersebut. Militer mengatakan di dalam satu pernyataan bahwa militer berusaha menjamin pembebasan pilot itu tapi kelompok fanatik tersebut berkeras untuk membunuhnya.

Di dalam pidato yang disiarkan oleh televisi Jordania, Raja Jordania Abdullah II menyerukan persatuan setelah dibunuhnya pilot tersebut oleh ISIS.

“Kami menerima dengan kemarahan dan kesedihan besar berita mengenai pembunuhan pilot Jordania di tangan penjahat ISIS, yang tak memiliki sangkut-paut dengan Islam,” kata Raja Abdullah II, sebagaimana diberitakan Xinhua.

Pilot berkebangsaan Jordania itu ditangkap tahun lalu, setelah pesawatnya jatuh di Suriah. Pembunuhan pilot tersebut segera menarik pengutukan dari berbagai negara di wilayah Timur Tengah dan sekitarnya.

Sementara itu Kelompok Negara Islam (ISIS) mengklaim telah membakar hidup-hidup pilot Jordania setelah kelompok fanatik itu menyiarkan video mengenai kejadian tersebut, Selasa.

Video yang dirilis daring itu memperlihatkan seorang laki-laki yang diyakini sebagai Maaz al-Kassasbeh, penerbang pesawat tempur Jordania yang tertangkap pada Desember, dibakar hidup-hidup di dalam sebuah kurungan logam.

Antara