JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Terpidana Mati “Bali Nine” Masih Berharap Selamat

Terpidana Mati “Bali Nine” Masih Berharap Selamat

170
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

BADUNG– Menjelang eksekusi mati gelombang dua, pengacara terpidana mati, Myuran Sukumaran dan Andrew Chan, menunggu ‘keajaiban’. Mereka berharap eksekusi dibatalkan.

Pengacara Myuran Sukumaran dan Andrew Chan, Julian McMahon, berkunjung ke Lapas Kelas II A, Kerobokan, Badung, Senin (16/2/2015) petang. Senyum pria bule asal Australia itu mengembang saat didekati sejumlah awak media.

I‎ certainly hope that the execution would be cancelled.‎ (Aku tentu saja berharap eksekusi akan dibatalkan),” kata Julian.

Julian mengklaim masih ada upaya hukum yang dia lakukan. Yakni Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) di Jakarta.

“‎We are in the court in Jakarta. That’s a legal a step which is currently underway.‎ (Kami ada proses persidangan (PTUN) di Jakarta‎. Itu adalah langkah hukum yang sedang dalam proses),” tukasnya.

Myuran dan Andrew mengajukan gugatan ke PTUN di Jakarta. Gugatan itu atas keputusan Presiden Jokowi menolak permohonan grasi mereka.‎ Pengacara mereka, Todung Mulya Lubis, yang menyampaikan hal itu. Myuran dan Andrew divonis hukuman mati terkait penyelundupan heroin seberat 8,2 kilogram dari Bali ke Australia pada 2005 silam.

detikNews|I Made Ardhiangga