JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Terpidana Mati Kasus Narkoba Asal Brasil Disebut Gila. Benarkah?

Terpidana Mati Kasus Narkoba Asal Brasil Disebut Gila. Benarkah?

185
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

BANYUMAS– Terpidana mati asal Brasil, Rodrigo Gularte, disebut-sebut gila. Maka itu, pihak keluarga meminta pemerintah Indonesia menunda eksekusi. Benarkah Rodrigo terganggu jiwanya?

“Memang ada permintaan dari kedutaan (Brasil) untuk mengecek psikologisnya,” kata Kalapas Pasir Putih, Hendra Eka Putra, di Dermaga Wijayapura, Selasa (17/2/2015).

Merespons permintaan tersebut, pihaknya langsung membawa Rodrigo ke RS Banyumas. Menurut Hendra, prosedurnya memang begitu. Bagaimana hasil pemeriksaan tim medis?

“Hasilnya tidak tahu. Yang tahu dokter. Yang jelas sudah diperiksa. Tadi keluarganya menjenguk,” tutupnya.

Permintaan penundaan eksekusi terhadap Rodrigo disampaikan kuasa hukum Ricco Akbar. Disebutkan, sejak 2012, kondisi Rodrigo mulai menurun.

“Kemarin menurut dia (Rodrigo) di Nusakambangan, ada UFO turun di sana. Dia bilang ‘saya tahu pokoknya’,” kata Ricco dalam jumpa pers di lantai 35 Equity Tower, SCBD, Jakarta Pusat, Selasa (17/2).

Saat memberikan keterangan pers, Ricco ditemani sepupu Rodrigo, Angelita Muxfeldt. “Saat dia kecil dia diagnosa menderita halusinasi dan kelainan mental,” kata Angelita.

Rodrigo ditangkap pada 2004 silam saat mendarat di Jakarta dengan membawa 6 kg heroin di papan seluncur. Ia divonis mati PN Tangerang. Grasinya ditolak Presiden SBY.

detikNews|Arbi Anugrah