JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Tidur Siang Bantu Hilangkan Stres dan Tingkatkan Kekebalan

Tidur Siang Bantu Hilangkan Stres dan Tingkatkan Kekebalan

224
BAGIKAN
Ilustrasi
Ilustrasi

SESEORANG yang menyisihkan waktu 30 menit untuk tidur siang  dapat memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh kurang tidur. Demikian hasil studi terbaru mengenai manfaat tidur siang yang dipublikasikan di Endocrine Society Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism.

Tidur siang selama 30 menit dapat membantu menghilangkan stres dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan mengembalikan hormon dan protein ke tingkat normal. Para ilmuwan berharap temuan mereka akan membantu pekerja dan mereka yang menderita insomnia, dengan mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh terlalu sedikit jam tidur.

Kurang tidur tidak hanya menempatkan orang pada peningkatan risiko menderita kecelakaan. Namun mereka juga lebih mungkin untuk mengembangkan penyakit kronis termasuk obesitas, diabetes, tekanan darah tinggi dan depresi.

“Data kami menunjukkan 30 menit tidur siang bisa membalikkan dampak hormon tidur malam yang buruk,” ujar Dr Brice Faraut, dari Université Paris Descartes-Sorbonne Paris Cité

“Ini adalah studi pertama yang menemukan tidur siang bisa mengembalikan biomarker neuroendokrin dan kesehatan kekebalan ke tingkat normal.” ujarnya.

Studi ini meneliti hubungan antara hormon dan tidur dalam kelompok 11 pria sehat berumur antara 25 -32 tahun. Dilansir dari dailymail, Kamis (12/02/2015), dalam sesi pertama, orang-orang itu terbatas pada dua jam tidur untuk satu malam. Sesi kedua, 30 menit tidur siang hari setelah tidur mereka dibatasi sampai dua jam. Sesi ketiga, dimulai dengan malam di mana subyek menghabiskan delapan jam di tempat tidur dan diakhiri dengan malam pemulihan tidur terbatas.

Urin dan air liur mereka dianalisis untuk menentukan seberapa terbatas tidur dan tidur siang diubah kadar hormon.

Para peneliti menemukan tidak ada perubahan dalam tingkat norepinefrin ketika pria itu tidur siang setelah malam tidur terbatas. Norepinefrin sendiri mampu meningkatkan denyut jantung tubuh, tekanan darah dan gula darah

Kurang tidur juga mempengaruhi tingkat interleukin-6, protein dengan sifat antivirus, yang ditemukan dalam air liur. Ditemukan tingkat interleukin-6 menurun setelah malam tidur terbatas, tetapi tetap normal ketika subjek diizinkan untuk tidur siang.

Rodian Masta