JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Tiga Pekan Buron, Bandar Judi Las Vegas di Lereng Merapi Diringkus

Tiga Pekan Buron, Bandar Judi Las Vegas di Lereng Merapi Diringkus

589
BAGIKAN
Kapolres Klaten AKBP Langgeng Purnomo menunjukkan tersangka dan barang bukti kasus perjudian di lereng Merapi, Senin (9/2/2015) | Dani Prima
Kapolres Klaten AKBP Langgeng Purnomo menunjukkan tersangka dan barang bukti kasus perjudian di lereng Merapi, Senin (9/2/2015) | Dani Prima

KLATEN – Sarno Cipto Wiyono (53) yang diduga sebagai bandar sekaligus fasilitator arena judi yang dikenal dengan nama Las Vegas, di Dusun Tegalweru, Desa Balerante, Kecamatan Kemalang Klaten akhirnya dicokok jajaran Reskrim Polres Klaten, Sabtu (7/2/2015) sekitar pukul 16.30 WIB setelah selama tiga pekan buron. Sang bos besar judi di Lereng Merapi ini diciduk di jalan raya Jogja – Solo saat naik taksi di kawasan Bogem-Kalasan, Sleman, Yogjakarta.

Saat ekspos di Polres Klaten pada Senin (09/02) sekitar pukul 09.00 WIB, Sarno bersikukuh sudah tidak pernah berlaku sebagai bandar judi. Sarno menuturkan kalau dirinya sudah 3 bulan berhenti menjadi bandar judi.

Kula mboten bandar, wong kula mboten ngertos menapa-menapa, aku ora buka judi, (saya tidak bandar, saya tidak tahu apa-apa. Saya tidak membuka judi),” ungkap pria yang mengaku tidak bisa berbahasa Indonesia tersebut dengan nada tinggi.

Namun demikian, dirinya mengatakan mengizinkan segala aktivitas judi berada ditempat tersebut. Ia mempersilakan siapa saja untuk menggelar aktifitas tersebut diwilayah Tegalweru. Menurutnya hal itu guna membantu  ekonomi masyarakat sekitar.

Selain itu dirinya juga menampik tuduhan melarikan diri. Ia bercerita, bahwa kepergiannya adalah sekedar mengunjungi teman sejawat. Dari pengakuannya, ketika berkunjung ke rekan-rekannya, dirinya mendapatkan uang untuk makan.

Walaupun Sarno terus mengelak, namun jajaran Polres Klaten tidak terpengaruh dengan keterangan Sarno. Menurut Kapolres Klaten AKBP Langgeng Purnomo, pihaknya tidak hanya berpangkuan pada keterangan tersangka. Akan tetapi, dari barang bukti yang telah disita serta keterangan saksi sudah cukup untuk menghadapkannya ke meja hijau.

Dani Prima