JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Tiket Kereta Api Ekonomi Naik 30 Persen per 1 April 2015

Tiket Kereta Api Ekonomi Naik 30 Persen per 1 April 2015

462
BAGIKAN
Pemudik yang turun di Stasiun Purwosari pada H-3 Lebaran mengalami peningkatan | Foto: Maksum Nur Fauzan
Ilustrasi: Joglosemar/ Maksum Nur Fauzan

JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengumumkan akan ada kenaikan harga tiket kereta api (KA) ekonomi jarak jauh dan sedang hingga 30%. Ketentuan ini akan berlaku mulai 1 April 2015 karena ada pengurangan subsidi untuk transportasi KA jarak jauh dan sedang.

Untuk tarif KA Ekonomi dengan penyejuk udara, akan ada kenaikan harga tiket hingga 30%. Kenaikan ini merujuk pada perhitungan melemahnya nilai tukar rupiah, kenaikan atau fluktuasi harga BBM serta adanya kenaikan perhitungan marjin keuntungan dari 8% menjadi 10%.

“Ada kenaikan tarif 30%. Ini sudah berdasar kajian dan pertemuan dengan stakeholder,” kata Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Hanggoro Budi Wiryawan saat acara sosialisasi Peraturan Menteri No 17 Tahun 2015 di Kemenhub, Jakarta, Jumat (27/2/2015).

Perhitungan tarif baru KA Ekonomi jarak jauh dan sedang juga mengikuti masukan dari pelaku industri transportasi angkutan darat dan pengguna jasa. Pasalnya, pemerintah memang masih mensubsidi sektor transportasi KA.

Hanggoro mengatakan pemerintah juga mengurangi porsi alokasi subsidi KA atau Public Service Obligation (PSO) untuk kereta jarak jauh dan sedang. PSO KA jarak jauh dari alokasi awal Rp115 miliar dikurangi menjadi Rp110 miliar kemudian KA jarak sedang dari Rp130 miliar menjadi Rp127 miliar. Subsidi tersebut selanjutnya dialihkan untuk kereta perkotaan dan KRL yang melakukan perjalanan rutin untuk keperluan bekerja dan bersekolah masyarakat perkotaan.

Tarif baru ini akan berlaku efektif mulai 1 April 2015. Penumpang kelas ekonomi yang berangkat pada tanggal 1 April dan ke atas akan dikenakan tarif baru.

Feby Dwi Sutianto | Detik