JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Tipu Pedagang, Dua PNS di Pasar Gawok Terbukti Bersalah

Tipu Pedagang, Dua PNS di Pasar Gawok Terbukti Bersalah

334
BAGIKAN

ilustrasi
ilustrasi

SUKOHARJO – Inspektorat Kabupaten Sukoharjo memastikan Lurah dan mantan Bendahara Pasar Gawok, Kecamatan Gatak bakal dijatuhi sanksi.

Inspektur Djoko Ipung Poernomo mengatakan, tim Inspektur Pembantu III telah selesai memeriksa sejumlah pihak terkait perkara tipu-tipu penempatan kios/los kepada sejumlah pedagang tersebut.  “Sudah mengundang Prawito (bendahara pasar) dan Is Fatmanto (Lurah pasar), Selasa (24/2/2015). Kami telah memintai keterangan dari keduanya,” kata Ipung, Kamis (26/2/2015).

Menurut Ipung, keduanya mengaku telah menjanjikan penempatan kios/los kepada sejumlah pedagang. Mereka mengakui telah menarik uang untuk pengurusan jatah kios tanpa sepengetahuan atasan dan tanpa dasar hukum. Ipung menegaskan, keduanya pasti mendapat sanksi sesuai PP 53/2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS). “Jelas ada sanksi. Meski mereka mengembalikan uang itu, tapi tindakan disiplin terlanjur dilanggar,” tandasnya.

Meski demikian, pihaknya belum bisa memaparkan sanksi apa yang dijatuhkan. “Menurut pandangan saya tidak sampai pemencatan. Kemungkinan terburuk penurunan pangkat atau golongan. Tapi keputusan tetap di tangan bupati selaku pejabat pembina PNS,” katanya.

Prawito, lanjut Ipung, selain menarik uang dari pedangan dalam modus tipu-tipu itu, dia juga mengakui telah memalsukan tanda tangan Kepala Disperindag. Selain itu, PR juga dinyatakan sering membolos meski belum melibihi batas aturan 46 hari kerja.

Dikonfirmasi terpisah, Lurah Pasar Gawok, Is Fatmanto mengaku telah memenuhi panggilan Inspektorat. Is Fatmanto membenarkan telah mengakui jika sempat menarik uang dari seorang pedagang. Namun dia telah mengembalikan uang tersebut.

Sofarudin