JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Tokoh Papua Minta Komnas HAM Ungkap Tuntas Tragedi Paniai

Tokoh Papua Minta Komnas HAM Ungkap Tuntas Tragedi Paniai

326
BAGIKAN

 

Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kedua kanan) mendapat sambutan dari perwakilan Lembaga masyarakat Adat saat berkunjung ke Wamena, Papua, Minggu (28/12). Presiden Jokowi menerima sejumlah rekomendasi dari Lembaga Masyarakat Adat yang berisi tentang harapan masyarakat Papua antara lain peningkatan kesejahteraan, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo
Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kedua kanan) mendapat sambutan dari perwakilan Lembaga masyarakat Adat saat berkunjung ke Wamena, Papua, Minggu (28/12). Presiden Jokowi menerima sejumlah rekomendasi dari Lembaga Masyarakat Adat yang berisi tentang harapan masyarakat Papua antara lain peningkatan kesejahteraan, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo

JAYAPURA  – Tokoh agama Paniai Nikolaus Degei berharap Komisi Nasional Hak Asasi Manusia dapat mengungkap secara tuntas tragedi Paniai yang terjadi pada 8 Desember 2014.

Nikolaus ketika dihubungi dari Jayapura, Jumat, mengatakan, hingga kini, warga Paniai masih menanti pengungkapan kasus penembakan hingga menewaskan warga sipil tersebut.

Ia menegaskan, warga tak akan pernah puas jika pelaku penembakan itu tak terungkap.

“Harapan warga Paniai saat ini adalah pelaku perstiwa penembakan pada 8 Desember 2014 harus diungkap di depan publik. Hal ini dilakukan agar ke depannya tidak lagi terjadi hal serupa di daerah ini,” ujarnya.

Nikolaus berharap kepada Kapolda, Pangdam TNI, Kapolri dan Kepala Staf Angkatan Darat agar dapat mengusut tuntas secara independen kasus tersebut dari hasil investigasi yang pernah dilakukan pada akhir 2014.

“Kami juga berharap kepada semua pihak yang berkompeten agar dapat menyelesaikan kasus ini hingga sampai keakar-akarnya,” ujarnya.

Sebelumnya, tambah dia, pihaknya sudah menyampaikan hal yang sama kepada empat Anggota Komnas HAM yang datang melakukan penyelidikan terhadap belasan korban luka tembak dan investigasi di tempat kejadian perkara atas tewasnya warga sipil.

Penyelidikan dan investigasi tersebut dilakukan selama tiga hari yakni 18-20 Februari 2015.

Antara | Musa Abubar