JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Tolak Kompensasi, Warga Ingin TPA Jomboran Segera Ditutup

Tolak Kompensasi, Warga Ingin TPA Jomboran Segera Ditutup

394
BAGIKAN
Ilustrasi: dok.Joglosemar
Ilustrasi: dok.Joglosemar

KLATEN – Perwakilan warga dua desa yang terletak tidak jauh dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jomboran, yakni Desa Jomboran dan Desa Gumulan menolak dana kompensasi Rp100 juta per desa. Warga bersikukuh ingin TPA sampah itu segera ditutup.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sugiman salah satu perwakilan warga dua desa yang diberi nama Tim Sembilan. Menurut Sugiman, warga menolak kompensasi yang akan diberikan oleh pemerintah karena warga sudah capek menunggu janji dari Pemkab Klaten soal penutupan TPA Jomboran.Padahal janji oleh pemerintah tersebut sudah diutarakan sejak tahun 2008 lalu.

“Sejak tahun 2008 lalu sebenarnya pemerintah hendak menutup TPA Jomboran, waktu itu saya juga diajak untuk rembungkan namun sampai tahun 2015 ini tidak ada realisasinya,”ungkapnya.

Bahkan, menurut Sugiman, anggaran dari APBD Klaten untuk memindah TPA Jomboran sendiri sudah ada sejak tahun 2011 hingga 2013 yang lalu sebesar Rp5 miliar. Namun, kata dia, anehnya untuk anggran APBD tahun 2014 dan tahun 2015 malah dicoret oleh Pemkab Klaten.

Disisi lain Kordinator Tim Sembilan Heru mengatakan efek dari molornya penutupan TPA Jomboran tersebut membuat warga Desa Jomboran dan Gumulan menderita.

“Sudah banyak warga yang mengeluh dan tidak tahan dengan bau busuk dari TPA Jomboran, terutama saat musim hujan seperti ini. Selain itu, sudah banyak sumur warga yang mulai tercemar. Warga kami sangat menderita selama 25 tahun sehingga penutupan TPA Jomboran adalah harga mati,”tuturnya.

Dari pengamatan Joglosemar ditempat pertemuan, terjadi diskusi yang alot dan panas antara perwakilan Pemkab Klaten dan Tim Sembilan. Pihak perwakilan Pemkab Klaten meminta waktu kepada Tim Sembilan, agar nantinya anggaran pemindahan TPA Jomboran akan dimasukkan ke dalam APBD Perubahan 2015. Namun Tim Sembilan tetap ngotot untuk meminta Pemkab agar segera menutup TPA tersebut.

Menurut Kabid Kebersihan dan Pertamanan DPU ESDM Klaten Juwito, penutupan TPA Jomboran tidak bisa dilakukan secepatnya karena harus mengajukan anggaran di APBD Perubahan 2015 nanti. Selain itu juga harus menunggu musim hujan selesai untuk melakukan relokasi sampah di TPA Jomboran.

Dani Prima