JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Uji Coba Batal, Persis Solo Cross Country di Karanganyar

Uji Coba Batal, Persis Solo Cross Country di Karanganyar

340
BAGIKAN
Persis Solo saat berlatih di Stadion Sriwedari Solo, Jumat (6/2/2015) pagi. Foto : Maksum NF
Persis Solo saat berlatih di Stadion Sriwedari Solo, Jumat (6/2/2015) pagi. Foto : Maksum NF

SOLO – Agenda uji coba yang sudah disusun pekan ini dan awal pekan depan akhirnya batal terlaksana. Persiram Raja Ampat dan Sriwijaya FC yang awalnya digadang-gadang jadi lawan uji tanding di Solo justru menggelar pertandingan sendiri di Palembang pada Minggu (15/2/2015).

Alhasil, program uji coba lawan tim lokal, Sabtu (7/2/2015) besok, diganti dengan program latihan cross country. Rencananya program penguatan fisik itu mengambil rute dari Palur-Tasikmadu dan berakhir di Kolam Renang Intan Pari Karanganyar.

Dijelaskan Pelatih Persis Solo Aris Budi Sulistyo, batalnya program uji coba itu sebenarnya tak banyak mengubah program latihan. Saat memulai program dengan tes VO2 Max pada Minggu (1/2/2015), dirinya sudah mengagendakan sepuluh hari awal untuk fokus pembentukan tim.

Namun karena ada kesempatan untuk berhadapan dengan peserta Indonesia Super League (ISL), Aris pun sempat mengutak-atik program latihan yang ada.

“Pembatalan uji coba ini sama saja mengembalikan ke program latihan awal. Karena dari awal tim pelatih ingin membentuk fisik pemain dalam waktu sepuluh hari. Jadi tidak ada masalah kalau Persiram dan Sriwijaya FC batal ke Solo,” terang Aris Budi usai memimpin latihan di Stadion Sriwedari Solo, Jumat (6/2/2015) pagi.

Cross country jadi agenda rutin Laskar Sambernyawa tiap persiapan menghadapi kompetisi. Tahun lalu saat Persis Solo masih dibesut pelatih asal Magelang Widyantoro, Persis Solo digenjot cross country di kawasan Waduk Cengklik Boyolali.

Untuk memberi suasana baru pada para pemain, Persis Solo pun memilih program cross country di Karanganyar. Jarak lintasan mendatar yang akan dilalui Ferry Anto dan kawan-kawan sejauh 5 kilometer.

“Lintasan cross country kali ini berbeda dengan tahun lalu. Kalau di Waduk Cengklik jalanannya naik turun, di Karanganyar jalannya lebih mendatar. Tapi bebannya tetap sama-sama berat,” tutur Pelatih Fisik Pipit F Yulianto

Persis Solo memanfaatkan kesempatan cross country tidak hanya untuk menempa fisik. Aris Budi ingin memberi suasana baru pada para pemain setelah tiga pekan selalu berlatih di Stadion Sriwedari. Selanjutnya, dirinya pun ingin mengagendakan senam aerobik sebagai bentuk variasi latihan

“Kalau waktunya agak panjang, saya ingin ajak mereka ke Tawangmangu. Tapi karena sudah mepet seperti sekarang, lari-lari di Tasikmadu sudah cukup. Yang penting para pemain bisa refresh setelah tiga pekan hanya berlatih di lapangan rumput,” ucap pelatih berusia 44 tahun tersebut.

Nofik Lukman Hakim