JOGLOSEMAR.CO Berita Utama UNS Jalani Partai Hidup Mati Lawan Unair

UNS Jalani Partai Hidup Mati Lawan Unair

239
BAGIKAN
Pertandingan Liga Mahasiswa (Lima) regional Jawa Tengah antara UNS (putih) melawan UMS (biru), Kamis (06/11/2014) di GOR UNS Solo_Foto_Maksum N F
Pertandingan Liga Mahasiswa (Lima) regional Jawa Tengah antara UNS (putih) melawan UMS (biru), Kamis (06/11/2014) di GOR UNS Solo_Foto_Maksum N F

SOLO – Tim basket putra Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo harus menjalani partai hidup mati lawan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya pada putaran nasional Liga Mahasiswa (Lima) 2015 pool B. Pada laga ketiga lawan Perbanas Jakarta di GOR Universitas Surabaya, Rabu (11/2/2015), Yogi dan kawan-kawan takluk 57-70.

Kekalahan atas Perbanas Jakarta menjadi yang pertama dialami wakil Jawa Tengah ini. Dua laga sebelumnya, UNS sukses menaklukan Universitas Widyatama Bandung 68-60 dan STIE Eka Prasetya Medan 102-100. Dengan koleksi lima poin, UNS harus menaklukan Unair jika ingin lolos ke fase berikutnya.

“Seharusnya kita bisa ambil game hari ini. Tapi tidak tahu kenapa, permainan anak-anak dibawah peforma. Permainan tidak keluar seperti dua pertandingan sebelumnya. Jadi untuk lolos, kita harus mengalahkan Unair,” terang Asisten Pelatih UNS Yullius Dobby kepada Joglosemar.co, Rabu (11/2/2015) malam.

Kondisi fisik yang menurun ditengarai jadi faktor utama kekalahan hari ini. Karena dari sisi permainan, kedua tim punya kualitas yang hampir serupa. Hal sama pun akan dialami UNS saat menghadapi Unair.

Dari pengamatan saat menyaksikan Unair bertanding, permainan tuan rumah tak jauh beda dengan UNS. Yullius mengatakan tim yang mampu konsisten di empat quater akan jadi pemenang.

“Sekarang tinggal anak-anak mainnya gimana. Kalau bisa konsisten sampai akhir, saya yakin bisa menang. Karena dari sisi permainan, tim ini tidak kalah. Hanya fisik saja yang bisa mempengaruhi. Tapi dengan jadwal yang sama-sama padat, Unair pasti juga mengalami hal yang sama,” jelas Yullius.

Ada dua tiket yang diperebutkan di tiap pool untuk melenggang ke fase berikutnya. Perbanas Jakarta yang sudah meraih empat kemenangan memastikan diri mengunci satu tiket.

UNS dan Unair yang sama-sama mengoleksi 5 poin dari dua kemenangan dan sekali kekalahan harus saling mengalahkan untuk memperebutkan posisi dua. Sementara Eka Prasetya Medan dan Widyatama Bandung sudah pasti tertingkir karena kalah dari Unair, UNS dan Perbanas.

Nofik Lukman Hakim