JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Video Pemenggalan21 Warga Mesir Beredar di Internet

Video Pemenggalan21 Warga Mesir Beredar di Internet

268
BAGIKAN
Ilustrasi: theguardian.com
Ilustrasi: theguardian.com

TRIPOLI – Kelompok fanatik Negara Islam (ISIS) pada Minggu (15/2/2015) mengklaim telah menghukum mati 21 penganut Koptik Mesir yang diculik di Libya.

Laman jejaring sosial kelompok yang berafiliasi pada ISIS di Libya menyiarkan rekaman video yang memperlihatkan pemenggalan warga negara Mesir tersebut. Semua korban, yang berpakaian oranye, berjajar di dekat pantai dan dipaksa berlutut di tanah. Kementerian Luar Negeri Mesir belum mengomentari isi video tersebut. Dilansir Xinhua, semua warga negara Mesir itu diculik di Kota Sirte di satu pantai Libya dalam dua kejadian terpisah pada Desember tahun lalu dan Januari tahun ini. Penculikan tersebut terjadi cuma berselisih satu pekan.

Sebagian Kota Sirte kini dikuasai oleh anggota kelompok yang berafiliasi pada ISIS di Libya. Belum lama ini, beberapa pria bersenjata yang setia kepada ISIS telah menguasai dua stasiun radio lokal yang menyiarkan propaganda ISIS. Satu rumah sakit dan dewan lokal juga jatuh ke tangan gerilyawan garis keras tersebut. Libya kini terlibat pertempuran antara militer pro-sekuler dan anggota kelompok fanatik. Kerusuhan itu membuat Libya jadi tempat ideal dan lahan perekrutan bagi kelompok fanatik.

Pada 27 Januari, seorang anggota kelompok yang berafiliasi pada ISIS di Libya menyerang hotel terbesar di Ibu Kota Libya, Tripoli, menewaskan sembilan orang dan melukai puluhan orang lagi. Pada awal Desember 2014, beberapa orang bersenjata yang mengaku setia kepada ISIS juga mendirikan pangkalan di Kota Derna, Libya Timur.

Kantor berita resmi Mesir, MENA melaporkan Gereja Ortodoks Mesir mengkonfirmasi pada Minggu larut malam pembunuhan 21 warga negara Mesir yang diculik oleh kelompok ISIS di Libya. “Kami menyaksikan video tersebut dengan sedih. Kami dapat mengkonfirmasi orang yang dibunuh adalah putra kami yang diculik di Libya,” kata Juru Bicara Gereja Ortodoks Koptik di Mesir Polis Halim.

Antara