JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Wacana Klewer Dibangun 4 Lantai Dirasa Rasional

Wacana Klewer Dibangun 4 Lantai Dirasa Rasional

291
BAGIKAN
Ketua Komisi B DPRD Provinsi M. Chamin Irvani (kedua dari kanan) bersama rombongan melakukan kunjungan kerja ke Pasar Klewer, Senin (16/02/2015). Foto: Maksum N F
Ketua Komisi B DPRD Provinsi M. Chamin Irvani (kedua dari kanan) bersama rombongan melakukan kunjungan kerja ke Pasar Klewer, Senin (16/02/2015). Foto: Maksum N F

SOLO-Komisi III DPRD Kota Surakarta bakal meminta penjelasan soal rencana revisi Detail Engineering Design (DED) Pasar Klewer. Namun, hal itu masih harus menunggu pemenang lelang konsultan untuk penyesuaian DED tersebut.

Anggaran revisi DED itu masuk dalam pengajuan permit atau persetujuan DPRD untuk penggunaan anggaran mendahului APBD Perubahan 2015. Nilainya mencapai Rp 775 juta. Rencana tersebut juga mengemuka pada rapat kerja Komisi III dengan sejumlah dinas terkait awal pekan lalu .

“Itu kami belum jelas. Belum tahu. Namun, sempat disampaikan pertimbangan yang mendasari perlunya revisi itu. Makanya kami akan panggil konsultan perencana DED itu setelah ada pemenangnya,” kata Ketua Komisi III Honda Hendarto, Sabtu (21/2/2015).

Pihaknya sepakat dengan rencana Pemkot yang ingin mewujudkan Klewer lebih aman dan nyaman. Artinya butuh tambahan fasilitas yang memudahkan pembeli dan penjual, serta sejumlah fasilitas keamanan.

“Keberadaan basement untuk bongkar muat misalnya. Tentu butuh lift barang untuk memudahkan pengangkutan. Barang-barang yang diturunkan biasanya dalam jumlah besar. Tentu menyulitkan kalau harus pakai tangga. Ini tentu butuh penyesuaian DED,” kata dia.

Munculnya wacana empat lantai tersebut menurutnya bisa dipertimbangkan, jika memang sesuai dengan kebutuhan pedagang. Pihaknya pun yakin revisi desain itu bisa diterima seluruh komunitas Klewer. Dia juga memastikan, tidak ada tambahan kios dan pedagang baru yang akan masuk pasar tersebut.

“Dulu memang sempat ada desain empat lantai dan mendapat penolakan. Namun, itu masalahnya karena ada keterlibatan investor. Mereka khawatir harga kios dijual dengan harga tinggi. Kalau yang ini kan full dibiayai pemerintah. Jadi saya kira ini bisa diterima,” kata dia.

Sebelumnya Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Surakarta, Ahyani menyebutkan, tahap paling berat dalam pembangunan Pasar Klewer ada pada saat pembuatan basement.

“Untuk membuat basement ini harus mempertimbangkan kondisi tanah di lokasi, karena di sana bukan lahan kosong. Selain itu muka air di sana juga cukup tinggi. Untuk kapasitas pasar sendiri, idealnya perlantai hanya untuk 600 pedagang. Kalau Klewer jumlahnya sampai 2000an pedagang, ya idealnya empat lantai,” kata dia.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Taufan Basuki menjelaskan, akan sulit mengembalikan Klewer seperti bangunan existing dulu. Pasalnya, sejumlah sarana prasana bakal ditambahkan di lokasi tersebut.

Seperti fasilitas eskalator, lift, genset, tempat parkir, tempat bongkar muat, dan lainnya.Untuk merevisi desain tersebut setidaknya butuh waktu hingga tiga bulan.

”Tambahan sarana prasarana itu kan butuh lahan yang tidak sedikit. Jadi DED direview kembali dengan pertimbangan penyesuaian fasilitas kemanan, keselamatan dan kenyamanan,” kata dia.

Dini Tri Winaryani