JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Wah Trio Singa Tak Takut Disebut Usik Mega?

Wah Trio Singa Tak Takut Disebut Usik Mega?

251
BAGIKAN
Rini Soemarno | ANTARA FOTO/Andika Wahyu
Rini Soemarno | ANTARA FOTO/Andika Wahyu

JAKARTA– Tiga pejabat negara di pemerintahan Joko Widodo yang sempat disebut sebagai ‘Trio Macan’ diisukan mengusik Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Ketiga pejabat yang kabarnya akan disingkirkan tersebut pun angkat bicara.

Tiga pejabat negara yang konon diistilahkan sebagai ‘trio macan’ adalah Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto, dan Kepala Staf Kepresidenan Luhut Panjaitan. Rini dan Andi adalah orang kepercayaan Jokowi di tim transisi, sementara Luhut Panjaitan adalah penasihat tim transisi yang juga eks Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar.

Namun Luhut malah lebih suka menyebut dengan istilah baru yakni ‘Tiga Singa’. Luhut tak terlalu peduli dengan isu itu.

“Saya dengar trio singa,” canda Luhut ketika dikonfirmasi soal isu tersebut saat ditemui di kantornya Gedung Bina Graha, Jl Veteran, Jakarta, Rabu (4/2/2015).

Luhut mengaku tidak masalah jika memang dia disebut mengusik Megawati. Luhut sendiri mengaku tak ada persoalan dengan Ibu Mega. “Nggak apa-apa,” katanya santai.

Sama dengan Luhut, Seskab Andi Widjajanto juga menanggapi dengan santai saja. “Analisisnya agak aneh karena menyertakan Bu Rini yang tugasnya di luar Istana dan Bu Rini tidak sama sekali menjadi menteri yang turut mengatur jadwal presiden. Pak Luhut juga tidak masuk dalam tim jadwal presiden, jadwal intinya sespri presiden,” kata Andi Widjajanto kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (4/1/2015).

Rupanya Andi masih mengira isu ini terkait dengan statement sejumlah elite PDIP yang menyebut ada oknum yang menghambat komunikasi PDIP dengan Jokowi. Namun isu itu muncul bukan karena soal penjadwalan presiden,namun karena ada kecocokan lainnya.

Tanggapan tak jauh berbeda disampaikan menteri Rini. Rini tak gusar dengan isu itu dan memilih fokus menjalankan tugas yang dibebankan kepada dirinya oleh Presiden Joko Widodo.

“Silakan saja, saya di sini melakukan tugas, dipilih dan ditunjuk oleh bapak presiden. Saya terserah bapak presiden,” kata Rini kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/1/2015).

Rini pun selalu patuh kepada apa pun perintah Presiden Jokowi. Kalau Presiden yang menghendaki mengganti atau menggesernya, dia menghormati prerogatif presiden.”Jika presiden merasa saya tidak melakukan tugasnya, diminta untuk dipindah, saya terserah bapak presiden saja. Saya bekerja untuk bapak presiden,” tegas Rini.

detiknews