JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Wakapolri: Abraham Samad Tersangka Kasus “Rumah Kaca”

Wakapolri: Abraham Samad Tersangka Kasus “Rumah Kaca”

299
BAGIKAN

 

Ketua KPK, Abraham Samad | Foto: Joglosemar/ Maksum Nur Fauzan
Ketua KPK, Abraham Samad | Foto: Joglosemar/ Maksum Nur Fauzan

JAKARTA  – Wakapolri Komjen Pol Badrodin Haiti mengatakan bahwa Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Abraham Samad telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Bareskrim atas laporan LSM KPK Watch Indonesia terkait kasus dugaan pertemuan dengan pihak beperkara.

“Iya sudah tersangka (kasus Rumah Kaca). Sudah seminggu lalu,” kata Badrodin di Jakarta, Jumat (27/2/2015).

Kendati demikian, pihaknya tidak mengetahui persis kapan agenda pemeriksaan Samad di Bareskrim. Ia menyerahkan sepenuhnya pengusutan kasus itu kepada penyidik Bareskrim.

Kasus Rumah Kaca itu merupakan laporan Direktur Eksekutif LSM KPK Watch Indonesia, M. Yusuf Sahide, beberapa waktu lalu, ke Bareskrim.

Pelaporan tersebut didasarkan pemberitaan di media massa mengenai Ketua KPK yang bersumber dari tulisan di Blog Kompasiana berjudul “Rumah Kaca Abraham Samad”.

Dalam artikel tersebut disebutkan bahwa Samad pernah beberapa kali bertemu dengan petinggi parpol dan membahas beberapa isu, termasuk tawaran bantuan dalam penanganan kasus politisi Emir Moeis yang tersandung perkara korupsi.

Sementara Polda Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) juga telah menetapkan status tersangka kepada Samad dalam kasus dugaan pemalsuan dokumen.

Dalam kasus yang terjadi pada 2007 itu, Samad diduga telah memalsukan KTP dan KK milik seorang perempuan bernama Feriyani Lim untuk keperluan pembuatan paspor.

Terkait kasus mana yang akan diprioritaskan penyidik, Wakapolri menyebut kasus pemalsuan dokumen yang menjadi prioritas penyidik saat ini.

“Sementara yang Sulselbar dulu. Tapi nanti semuanya bisa dilakukan bersama-sama,” katanya.

Antara | Anita Permata Dewi