JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Wonogiri Hentikan Pengiriman Pembantu Rumah Tangga ke Luar Negeri

Wonogiri Hentikan Pengiriman Pembantu Rumah Tangga ke Luar Negeri

241
BAGIKAN
Ilustrasi: dok.Joglosemar
Ilustrasi: dok.Joglosemar

WONOGIRI – Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Wonogiri menutup kran rekuitmen Tenaga Kerja Indonesia (TKI) sebagai pembantu rumah tangga. Sebab jenis pekerjaan tersebut  rawan mengalami tindak pelecehan dan  kekerasan.

Kepala Dinsnakertrans Kabupaten Wonogiri, Ristanti, mengatakan pihaknya telah menutup rekuitmen TKI sebagai pembantu rumah tangga. Pihaknya mngaku tidak menerima dan tidak mau meneruskan informasi rekitmen dari Perusahaan Penempatam Tenaga Kerja Indonesia (PPTKI) Jika TKI dikirim untuk menjadi  pembantu rumah tangga.

” TKI yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga itu rawan mengalami tindak pelecehan dan kekerasan. Saya tidak mau kalau ada warga wonogiri yang sampai menjadi korban, makanya untuk jenis pekerjaan itu tidak kami buka,” ujarnya

Namun demikian pihaknya tidak menutup tangan jika hal itu berasal dari permintaan warga. Tahun ini pihaknya memberikan rekomendasi pemberangkatan kepada satu warga yang menjadi penata rumah tangga untuk panti jompo di Taiwan.

“Tapi kalau ada tenaga kerja yang minta, kami tidak boleh menolak. Tahun ini kami keluarkan rekomendasi satu orang yang bekerja pada panti jompo di Taiwan,” ungkapnya

Pihaknya mengaku lebih mempercayakan para TKI untuk bekerja sebagai buruh pabrik di luar negeri. Sebab menurutnya,jenis pekerjaan, hak dan kewajiban para TKI jelas dalam  kontrak kerja. Bahkan sebelum memberangkatkan pihaknya terlebih dahulu meneliti dengan cermat kontrak kerja para TKI dan mendampingi hingga penandatanganan kesepakatan kerja para TKI.

Setidaknya tahun 2014 lalu ada 200 TKI yg di berangkatkan ke malaysia. Katanya kebanyakan TKI bekerja ada perusahaan produsen onderdul elektronik.

Arief Setiyanto