100 Personel Kodim 0723/Klaten Siaga Hadapi Perusuh Pilkada

100 Personel Kodim 0723/Klaten Siaga Hadapi Perusuh Pilkada

144
Ilustrasi kesiagaan TNI di Papua
Ilustrasi kesiagaan TNI

KLATEN – Menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Klaten 2015 yang dihelat 9 Desember nanti. Komando Distrik (Kodim) 0723/Klaten mempersiapkan 100 personel anti huru hara untuk membantu pengamanan Pilkada Klaten.

Komandan Kodim (Dandim) 0723/Klaten Letkol (Inf) Thomas Heru Rinawan mengatakan, guna mendukung pengamanan proses pilkada Kodim 0723/Klaten menyiagakan satu kompi (100 personel) anti huru-hara. Pasukan tersebut bersiaga di markas Kodim, dan siap diperbantukan untuk memperkuat polisi, jika dibutuhkan.

“Selain itu, kami juga menerjunkan 480 Bintara Pembina Desa [Babinsa] untuk pengawasan di Tempat Pemungutan Suara [TPS] yang dianggap rawan,”tuturnya seuasi melihat latihan pasukan anti huru hara, Minggu (6/9/2015).

Dandim menyampaikan, pihaknya tetap bersikap netral dan hanya akan melapisi pengamanan yang telah dilakukan oleh kepolisian. Namun demikian, prajurit Kodim dipersiapkan betul dalam menghadapi situasi darurat.

“Netralitas prajurit TNI merupakan suatu yang kita junjung tinggi. Setiap saat kita selalu mengingatkan, menyampaikan dan menekankan kepada prajurit agar netral,” tuturnya

Oleh karenanya, dirinya mengimbau kepada prajuritnya untuk mengedepankan profesionalitas dan tidak memihak. Dalam segi persiapan fisik, ia mengimbau ratusan anggota Kodim 0723/Klaten, untuk bersiaga dalam mendukung pengamanan proses pilkada.

Lebih lanjut Thomas melanjutkan, para prajurit harus mengedepankan komunikasi dengan seluruh lapisan masyarakat. Kedekatan tersebut menurutnya dapat dilakukan dengan memaksimalkan interaksi bersama tokoh masyarakat, agama, pemerintahan desa dan sebagainya.

“Dalam setiap kesempatan, kami ingatkan Babinsa untuk berkomunikasi dengan anggota masyarakat. Hal itu dilakukan untuk segera meredam potensi kerusuhan yang mungkin terjadi dalam suatu komunitas warga,”tutupnya.

Dani Prima

BAGIKAN