12 Tim Adu Kemampuan di Liga Santri Nusantara U-17

12 Tim Adu Kemampuan di Liga Santri Nusantara U-17

203
Joglosemar/Maksum Nur Fauzan LIGA SANTRI NUSANTARA--Pertandingan Turnamen Liga Santri Nusantara U-17 Zona Jawa Tengah I antara Nurul Islam Boyolali (biru muda) melawan Al Muttaqin Klaten (biru tua) di Lapangan Kotta Barat Solo, Rabu (16/9).
Joglosemar/Maksum Nur Fauzan
LIGA SANTRI NUSANTARA–Pertandingan Turnamen Liga Santri Nusantara U-17 Zona Jawa Tengah I antara Nurul Islam Boyolali (biru muda) melawan Al Muttaqin Klaten (biru tua) di Lapangan Kotta Barat Solo, Rabu (16/9).

SOLO – Sebanyak 12 tim mengikuti Liga Santri Nusantara U-17 zona Jawa Tengah 1 di Lapangan Kottabarat Solo, yang dimulai Rabu (16/9/2015). Membuka gelaran tersebut, Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah Sukoharjo dan Ponpes Nurul Islam Boyolali tampil apik dengan meraih kemenangan perdana.

Permainan berimbang ditunjukkan Ponpes Nurul Islam Boyolali yang berjumpa Ponpes Al Muttaqin PSS Klaten. Lewat pertarungan ketat, wakil Boyolali akhirnya meraih kemenangan 2-1 atas wakil Klaten.

Berbeda dengan laga awal, Al Falah tak menemui perlawanan berarti dari Ponpes Ki Ageng Selo Klaten. Tanpa kesulitan, Yoga dan kawan-kawan menggulang wakil Klaten, 4-0. Meski menang telak, Pelatih Al Falah, Edi mengaku timnya hanya bermodalkan persiapan dua pekan.

Baca Juga :  Tujuh Pejabat Baru Sragen Ditantang Sejumlah Tugas Berat, Begini Kata Bupati

“Saya baru rekrut pemain tanggal 6 September kemarin. Untungnya ada beberapa pemain yang masih aktif di SSB (Sekolah Sepak Bola,red) atau pernah belajar di SSB. Jadi keunggulan teknik cukup membantu kami meraih kemenangan,” terang Edi, Kamis (17/9/2015).

Pengalaman belajar di SSB begitu berguna di event kali ini. Pasalnya, beberapa Ponpes belum serius mengembangkan cabang olahraga (Cabor) sepak bola. Hal itu dapat dilihat dari kualitas para pemain yang kerap melakukan kesalahan mendasar.

Baca Juga :  Akhir Perjalanan Persis GR di Liga 3 Jateng, Takluk Lewat Drama Adu Penalti

“Hampir semua lemparan kedalam tidak sesuai aturan. Tapi secara permainan, para tim sudah punya pola yang cukup bagus. Dasar main bola juga sangat terlihat,” tutur Ketua Panpel zona Jateng 1, Anis Mudzakir.

Pada ajang ini, 12 peserta dibagi dalam empat grup. Dalam satu hari, ada empat pertandingan yang digelar dalam dua sesi. Untuk wilayah Jateng, Liga Santri Nusantara juga digelar di karesidenan Semarang dan karesidenan Dulongmas (Kedu, Pekalongan, Banyumas).

Nofik Lukman Hakim

BAGIKAN