16.000 Keluarga di Sukoharjo Belum Punya Jamban

16.000 Keluarga di Sukoharjo Belum Punya Jamban

149
MCK KOMUNAL-Walikota Solo, FX. Hadi Rudyatmo didampingi Wakil Walikota Solo, Achmad Purnomo dan Sekretaris Daerah kota Solo, Budi Suharto saat meresmikan MCK Komunal bernama Tirta Kencana di Sangkrah, Pasar Kliwon, Jumat (5/7). Pembangunan MCK diharapkan mampu memberikan manfaat kebersihan bagi kawasan padat penduduk tersebut. Joglosemar/Yuhan Perdana
MCK Komunal bernama Tirta Kencana di Sangkrah, Pasar Kliwon Solo | Ilustrasi: Joglosemar/Yuhan Perdana

SUKOHARJO – Setidaknya 120 warga kurang mampu di berbagai wilayah Sukoharjo, menerima bantuan jamban dari Kodim 0726/Sukoharjo, Senin (7/9/2015). Bantuan tersebut merupakan bagian dari program satu juta jamban yang diluncurkan TNI.

Dandim 0726/Sukoharjo, Letkol Inf Riyanto mengungkapkan, tercatat 16.000 keluarga di berbagai wilayah di Sukoharjo belum memiliki jamban. Rata rata mereka berasal dari keluarga kurang mampu.

Baca Juga :  Tingkat Konsumsi Ikan Masih Rendah, Warga Trangsan Sukoharjo Galakkan Gemarikan dan Berdayakan Kolam

Karena itu, dengan diluncurkannya program sejuta jamban ini diharapkan dapat memberikan stimulus untuk mengurangi jumlah tersebut.

Kodim menarget 183 jamban terpasang dalam waktu dekat. Saat ini pihaknya telah melaksanakan jambanisasi untuk 75 keluarga. “Untuk pemasangannya kita bergotong royong dan didampingi Babinsa,” tutur dandim.

Letkol Inf Riyanto menambahkan, ke depan akan dibangun jamban komunal. Konsepnya, satu septic tank untuk menampung jamban dari 150 keluarga di rumah masing-masing.

Baca Juga :  Reaksi DPRD Sragen Mendengar Banyak Ibu Melahirkan di Jalan Gilirejo Baru

Konsep jamban komunal ini rencananya akan mencakup 600 keluarga yang belum memiliki jamban. Jamban komunal akan direalisasikan di empat titik pemukiman padat penduduk.

”Konsep jambanisasi komunal, jamban tetap di rumah masing-masing tapi septick tank dijadikan satu,” jelasnya.

Sofarudin

BAGIKAN