JOGLOSEMAR.CO Berita Utama 194 Desa di Sragen Belum Ajukan Pencairan Dana Tahap II

194 Desa di Sragen Belum Ajukan Pencairan Dana Tahap II

137
ilustrasi
ilustrasi

SRAGEN–  Pemkab Sragen kembali mendesak pemerintahan desa untuk segera mempercepat pengajuan dokumen dan pencairan dana desa (DD) tahap kedua 2015. Imbauan itu dilontarkan lantaran pergerakan pengajuan pencairan dana tersebut masih sangat lamban.

Hal itu disampaikan Kepala Bagian Pemerintahan Setda Sragen, Bambang Widiatmoko, Senin (14/9/2015). Ia mengungkapkan hingga kini, jumlah Pemdes yang sudah mengajukan berkas pencairan dana desa baru ada lima desa. Selebihnya, sebanyak 194 Pemdes lainnya belum ada pengajuan berkas sama sekali.

Lima desa yang sudah mengajukan berkas pencairan itu diantaranya Kaliwedi Kecamatan Gondang, Kedungupit Kecamatan Sragen, Cepoko Kecamatan Sumberlawang, Puro dan Kedungwaduk Kecamatan Karangmalang.

“Yang sudah transfer dua desa yaitu Kedungupit dan Kaliwedi. Hari ini masuk tiga desa lagi dan sudah kami ajukan ke DPPKAD untuk proses transfer. Yang lainnya, kami juga masih menunggu. Padahal kita juga sudah nggak henti ngoyak-oyak dan memberikan penyuluhan agar segera mengajukan,” paparnya, kemarin.

Ia menguraikan syarat untuk pengajuan pencairan dana desa, sebenarnya tidaklah terlalu sulit dan berat karena hanya surat pertanggungjawaban (SPj) dari penggunaan dana desa tahap pertama. SPj itu meliputi laporan penggunaan dana desa dilampiri bukti kuitansi pembelanjaan dari dana desa tersebut.

Pemkab sangat mendorong percepatan pencairan karena itu menyangkut dana bagi masyarakat banyak dan untuk kepentingan desa.

“Kami juga berharap camat selaku kepanjangan tangan bupati juga segera bertindak agar desa mempercepat pengajuan. Sebab kami juga dapat pesan dari pusat untuk mempercepat pencairan namun kami juga tidak bisa ngawur karena kami hanya memfasilitasi sedang yang mencairkan DPPKAD,” tandasnya.

Terpisah, Camat Tanon Sarjoko mengatakan untuk Tanon sebenarnya kecamatan tak henti melakukan pembinaan dan seruan agar desa segera mempercepat pengajuan syarat pencairan. Akan tetapi sebagian beralasan baru memproses APBDes Perubahan. Bahkan, pihaknya sampai membuat jadwal dan target pengajuan untuk masing-masing desa, namun realitanya juga masih banyak yang molor.

“Mulai Jumat kemarin sudah kita rapatkan semua desa, kita jadwal tapi ya masih pada molor. Mudah-mudahan dalam beberapa hari ini sudah siap semua,” tegasnya. <B>(Wardoyo)<B>

BAGIKAN