JOGLOSEMAR.CO Berita Utama 2 Jemaah Haji Asal Solo Menjadi Korban Tewas Tragedi Mina, 7 Jemaah...

2 Jemaah Haji Asal Solo Menjadi Korban Tewas Tragedi Mina, 7 Jemaah Lainnya Belum Diketahui Posisinya

439
BAGIKAN
Ilustrasi: Joglosemar/Yuhan Perdana
Ilustrasi: Joglosemar/Yuhan Perdana

SOLO– Korban meninggal dari tragedi di Mina yang terjadi beberapa hari lalu memakan banyak korban termasuk Jamaah Calon Haji (Calhaj) asal embarkasi Solo. Dari sebelumnya korban meninggal dunia untuk jamaah Calhaj asal Indonesia berjumlah 14 orang, hingga Minggu pukul 11.09 WIB, korban meninggal dari Indonesia bertambah lima sehingga menjadi 19 orang.

Dari 19 orang tersebut, dua diantaranya berasal dari Embarkasi Adi Soemarmo Solo yaitu Susimah Slamet Abdullah dari Kloter 62 dan Sri Prabandari Markani yang juga berasal dari Kloter 62 asal Kota Semarang.

Kasubag Humas PPIH Embarkasih Adi Soemarmo Solo Gentur Rachma Indriadi mengatakan, berdasarkan rilis dari Arab Saudi pukul 07.13 waktu Arab Saudi atau pukul 11.09 WIB, Calhaj asal Indonesia yang menjadi korban meninggal dunia karena tragedi di Mina bertambah lima orang.

“Awalnya kan 14 orang, kini menjadi 19 orang. Lalu dari 19 orang yang meninggal dunia tersebut, terdapat dua Calhaj yang meninggal berasal dari Embarkasi Solo,” terang Gentur kepada Joglosemar, Minggu (27/9/2015).

Kemudian hingga Minggu (27/9), terdapat tujuh jamaah asal Embarkasi Solo yang belum diketahui keberadaannya lantaran belum kembali ke pemondokan.

Hingga kini, petugas terus melakukan identifikasi dengan meminta data dari masing-masing embarkasi, kepala regu, kepala rombongan, kepala Kloter hingga ke Daerah Kerja. Ini dilakukan sebagai langkah untuk mengetahui keberadaan jamah Calhaj yang belum diketahui dimana keberadaannya.

“Petugas yang berada di Arab Saudi terus melakukan pemantauan dan kami juga terus mengupdate perkembangan terkait informasi terbaru yang ada di Arab Saudi,” ujar Gentur.

Dwi Hastuti