JOGLOSEMAR.CO Berita Utama 40 Negara Masuk Daftar Bebas Visa, Australia Tidak Termasuk

40 Negara Masuk Daftar Bebas Visa, Australia Tidak Termasuk

97
ilustrasi: Joglosemar/Maksum Nur Fauzan
ilustrasi: Joglosemar/Maksum Nur Fauzan

JAKARTA – Kementerian Luar Negeri RI menyampaikan Pemerintah Indonesia akan melakukan kerja sama bebas visa dengan sekitar 40 negara, namun Australia tidak masuk dalam daftar negara yang akan diajak untuk melakukan perjanjian bebas visa itu.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir dalam press briefing di Jakarta pada Jumat (4/9/2015) mengatakan Australia tidak masuk dalam daftar negara yang diajak melakukan perjanjian bebas visa dengan Indonesia karena alasan resiprositas.

Dia menyebutkan, dalam pertemuan pada saat transit di Bandara Sydney, Menlu Retno LP Marsudi menyampaikan kepada Menlu Australia Julie Bishop bahwa prinsip Indonesia dalam memberikan bebas visa kepada suatu negara adalah berdasarkan asas resiprokal atau timbal balik.

“Kriteria untuk mengeluarkan kebijakan bebas visa bagi suatu negara adalah reksiprositas,” ujar Arrmanatha.

Oleh karena itu, kata dia, Pemerintah Indonesia hanya akan memberikan kebijakan bebas visa bagi warga suatu negara, yang juga akan memberi bebas visa bagi warga negara Indonesia.

Menurut Jubir Kemlu itu, dalam pertemuan tersebut, Menlu Bishop mengatakan rezim pemerintahan Australia saat ini tidak memungkinkan untuk mengeluarkan kebijakan bebas visa bagi warga Indonesia. Arrmanatha menjelaskan, salah satu alasan Pemerintah Indonesia menjalin kerja sama bebas visa dengan negara lain adalah untuk membantu mengembangkan sektor pariwisata.

Yuni Arisandy  | Antara

BAGIKAN