50 Perusahaan di Sragen Masih Menunggak Pajak

50 Perusahaan di Sragen Masih Menunggak Pajak

106
ilustrasi
ilustrasi

SRAGEN – Bidang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) DInas Pendapatan Pengelolaan Kekayaan dan Aset Daerah (DPPKAD) melansir masih ada sekitar 50-an perusahaan di wilayah Sragen yang hingga kini belum membayar tagihan PBB 2015.

Sementara dari 20 kecamatan, rapor kuning diberikan untuk 10 kecamatan yang hingga mendekati jatuh tempo 30 September realisasi PBB mereka masih di bawah target.

Data itu terungkap dari hasil evaluasi pencapaian setoran PBB tahun 2015 yang disampaikan Kabid PBB, Handayaning Prasetya didampingi Kasie Perencanaan dan Intensifikasi, Haryoko, Senin (28/9/2015).

Baca Juga :  Meriahnya 2000 Siswa dan Ortu Semarakkan Dies Natalis ke-52 SMPN 1 Masaran Sragen. Satukan Semangat Menuju Adiwiyata Nasional

Handaya mengungkapkan hingga pekan keempat September, realisasi setoran PBB memang sudah mencapai angka 93% dari target Rp13,5 miliar di APBD 2015.

Akan tetapi jika dilihat capaian tiap kecamatan, masih ada 10 kecamatan yang realisasinya masih cukup rendah dibanding target. Dari total 20 kecamatan, baru Plupuh dan Jenar yang sudah mendekati angka 100% dan 8 kecamatan sudah mendekati angka 90%.

Baca Juga :  Duh, Tiap Bulan Ada 2 Ibu Rumah Tangga di Sragen Yang Terjangkit AIDS. Ini Penyebabnya..

Sementara, Haryoko menjelaskan selain mengintensifkan penagihan ke kecamatan dan warga, tim juga sudah mengirimkan surat pemberitahuan kepada 50-an perusahaan yang hingga kini belum melunasi tagihan PBB.

Puluhan perusahaan yang belum membayar itu mayoritas skala sedang dengan kisaran nominal pajaknya di angka jutaan hingga puluhan juta.

Wardoyo

BAGIKAN