57 Titik Ruas Jalan Rusak di Sragen Segera Diperbaiki

57 Titik Ruas Jalan Rusak di Sragen Segera Diperbaiki

180
PELEBARAN JALAN-Pelebaran ruas Jalan Solo-Sragen mulai dilakukan di bagian utara Perempatan Kebakkramat. Joglosemar | Muhammad Ikhsan
Ilustrasi. Joglosemar | Muhammad Ikhsan

SRAGEN– Sebanyak 57 titik ruas jalan di wilayah Kabupaten Sragen masuk dalam usulan perbaikan pada KUA-PPAS APBD-Perubahan 2015 yang sudah ditetapkan pekan lalu. Dari puluhan ruas jalan itu, perbaikan sembilan ruas jalur utama nantinya akan dilakukan dengan pengecoran untuk meningkatkan daya tahan agar tidak mudah rusak.

Hal itu terungkap dari KUA-PPAS APBD-P hasil pembahasan yang diparipurnakan beberapa hari lalu. Berdasarkan data di KUA-PPAS terakhir yang diparipurnakan, terdapat 57 ruas jalan yang dimasukkan dalam belanja langsung untuk perbaikan jalan.

Dari angka itu, 55 ruas adalah jalan dukuh, antar desa dan antar kecamatan dengan anggaran masing-masing titik sebesar Rp 201,5 juta. Hanya ada dua jalan dengan nominal besar yakni Sidoharjo-Jambanan dan Blimbing-Bonggo dengan nilai Rp 2,2 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sragen, Zubaidi mengungkapkan untuk APBD-P nanti sejumlah ruas jalan utama milik kabupaten dan propinsi juga akan dituntaskan perbaikannya. Seperti tujuh ruas jalan yang rusak parah juga dipastikan sudah masuk di KUA-PPAS APBD-P 2015.

Diantaranya jalan Pungkruk-Gabugan, Gabugan-Sumberlawang, Saradan-Mlokolegi, Sidoharjo-Jambanan, Kedawung-Kerjo dan beberapa ruas antar kecamatan lainnya. Menurutnya usulan itu kini tinggal menunggu pembahasan di DPRD dan begitu APBD-P digedok, maka pengerjaan akan segera dilakukan.

Ia menyampaikan tujuh ruas jalan itu memang menjadi prioritas karena belum kebagian anggaran pada APBD penetapan 2015. Nantinya pengerjaan jalan itu akan dicor mengingat kondisi tanah yang labil sehingga jika dipaksakan hotmit maka dikhawatirkan cepat rusak.

“Untuk yang diatas Rp 200 juta nanti tetap melalui mekanisme lelang,” ujarnya.

Meski sisa waktu efektif tinggal 4 bulan berjalan, ia tetap optimis pengerjaan jalan bisa rampung sebelum tutup anggaran. Karenanya jika sudah penetapan APBD-P, nantinya akan langsung disiapkan dokumen lelangnya sehingga bisa dipercepat pengerjaannya.

Wardoyo

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR