JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Aktivis Tuding KPU Sukoharjo Belum Pahami Difabel

Aktivis Tuding KPU Sukoharjo Belum Pahami Difabel

90
BAGIKAN
Ilustrasi
Ilustrasi

SUKOHARJO – Aktivis difabel menilai penyelenggara Pemilu belum memahami beberapa poin melayani penyandang disabilitas dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember mendatang.

Hal itu diungkapkan oleh Koordinator Paguyuban Sehati Sukoharjo, Edi Supriyanto.

Menurutnya, pihak penyelenggara Pemilu, yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Sukoharjo seperti hanya menginstruksikan melipat dan memasukkan surat suara kepada penyandang tunanetra tanpa mengarahkan dengan jelas. “Penyandang tunanetra tidak diarahkan di mana letak bilik dan lubang untuk memasukkan surat suara,” kata dia.

Menurut Edi, kekurangan melayani penyandang disabilitas ini telah disampaikan pada penyelenggaran Pemilu.

“Kami berharap bisa diakomodasi pada hari H nanti. Kalangan disabilitas juga berharap pasangan calon juga mensosialisasikan visi dan misi kepada kami,” katanya, Senin (28/9/2015).

Sementara itu, Komisioner KPU Sukoharjo, Yulianto Sudrajad mengatakan,  pihaknya telah melakukan sosialisasi pada pemilih berkebutuhan khusus dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih penyandang disabilitas.

Menurut dia, pihaknya sudah sering masuk ke paguyuban penyandang disabilitas dalam sosialisasi Pilkada. Menurut dia, KPU wajib memfasilitasi pemilih berkebutuhan khusus. Karena itu pihaknya mengakomodasi  kebutuhan mereka dengan memperhatikan Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Sofarudin