JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Angka Kebutuhan Hidup Layak Boyolali 2015 Rp1.346.075

Angka Kebutuhan Hidup Layak Boyolali 2015 Rp1.346.075

106
BAGIKAN
Ilustrasi
Ilustrasi

BOYOLALI – Angka kebutuhan hidup layak (KHL) Boyolali 2015 hasil survei Dewan Pengupahan setempat sebesar Rp1.346.075. Besaran KHL ini akan menjadi acuan penetapan upah minimum kabupaten (UMK) 2016 mendatang.

Joko Santoso, Kabid Hubungan Industrial dan Pengawasan Tenaga Kerja Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertran) Boyolali mengungkapkan, besaran KHL tersebut merupakan hasil survei sejak Januari hingga bulan ini.

“Survei dilakukan oleh tim yang dibentuk Dewan Pengupahan, dilakukan sejak Januari hingga September ini dan besarannya Rp1,346 juta,” ungkap Joko, Rabu (9/9/2015).

Sesuai dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) 13/2012 tentang komponen dan pelasanaan tahapan pencapaian KHL, serta Pergub 65/2014 tentang petunjuk teknis dan penetapan tahapan KHL tahun 2015, survei dilakukan terhadap 60 komponen. Komponen-komponen tersebut di di antaranya yakni makanan, minuman, sandang, kesehatan, transportasi, rekreasi, perumahan, serta komponen lainnya.

Hasil survei oleh tim tersebut menurut Joko, akan dibahas dan dirapatkan di Dewan Pengupahan Boyolali kemarin. Rapat Dewan Pengupahan tersebut dipimpin kepala Dinsosnakertrans dan dihadiri para pemangku kebijakan, seperti Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Boyolali, SPSI, pakar ekonomi, serta perwakilan dari perguruan tinggi.

Setelah disepakati sebagai besaran angka KHL, menurut Joko kesepakatan tersebut akan diserahkan ke Pj Bupati untuk selanjutnya diserahkan ke gubernur Jateng sebagai bahan rekomendasi UMK Boyolali 2016.

Ario Bhawono