JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Angka Pernikahan Dini di Boyolali Melonjak

Angka Pernikahan Dini di Boyolali Melonjak

228
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

BOYOLALI – Selain angka perceraian tinggi, jumlah pernikahan di bawah umur juga cukup tinggi di Boyolali. Di samping itu, Pengadilan Agama (PA) Boyolali juga mengizinkan sejumlah pernikahan poligami.

Sepanjang tahun ini, data di PA Boyolali terdapat 64 kasus pernikahan dini yang diajukan dispensasi. Dari 64 kasus tersebut, 54 kasus di antaranya sudah diputus. Sedangkan sisanya masih dalam proses. Selain itu sepanjang tahun ini PA juga menerima permohonan izin poligami yang mencapai enam kasus, lima di antaranya sudah selesai diputus.

Imam Shofwan, Ketua PA Boyolali membenarkan, kasus pernikahan di bawah umur yang diberikan dispensasi cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Namun kasus ini tak hanya terjadi di Boyolali saja, melainkan juga di daerah lainnya, Senin (21/9/2015).

Dijelaskan Imam, sesuai ketentuan usia dewasa untuk pernikahan yakni usia 19 tahun untuk laki-laki dan 16 tahun untuk perempuan.

Banyaknya pengajuan dispensasi pernikahan di bawah ketentuan usia menurut dia, selain disebabkan kondisi normal juga lebih banyak akibat kecelakaan, hamil di luar nikah. Hakim memutuskan menerima atau memberikan dispensasi pernikahan tersebut, terutama dengan pertimbangan demi perlindungan kepada anak yang dikandung.

“Kalau kasus poligami termasuk jarang terjadi, salah satunya saat ini kalau mau berpoligami maka pengajuan harus dari suami istri,” terang dia.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, angka perceraian di Boyolali tahun ini terhitung cukup tinggi. Sepanjang tahun 2015 ini, PA Boyolali menerima perkara perceraian sebanyak 1.104 kasus.

Ario Bhawono