JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Antisipasi Kekeringan, Pemkab Boyolali Perbanyak Embung dan Sumur Dalam

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Boyolali Perbanyak Embung dan Sumur Dalam

185
BAGIKAN

0811-embung musukBOYOLALI– Antisipasi penanganan bencana kekeringan mendatang, Pemkab Boyolali selain berencana membangun embung juga memperbanyak sumur dalam. Terkait ini, desa dan kecamatan diminta untuk mengidentifikasi titik-titik potensi sumber air untuk dibangun sumur dalam.

Demikian diungkapkan Mugimin Trianto, Kasubag Sosial dan Keagamaan Setda Boyolali akhir pekan kemarin. Dijelaskannya upaya identifikasi sumber-sumber air yang ada di setiap wilayah, penting untuk upaya antisipasi penanganan bencana kekeringan mendatang.

“Desa dan kecamatan sudah diminta untuk identifikasi sumber air yang ada di wilayah masing-masing,” ungkap dia.

Menurut Mugimin, jika warga atau pihak desa menemukan titik-titik potensi sumber mata air, diharap segera melaporkan ke instansi terkait. Ke depan, titik-titik potensi sumber mata air tersebut dapat digunakan dan direncanakan untuk dibangun sumur dalam. Diharapkan dengan pembangunan sumur dalam ini nantinya dapat menjadi langkah antisipasi bencana kekeringan ke depan.

Identifikasi titik-titik potensi mata air tersebut terutama di daerah-daerah yang terdampak bencana kekeringan. Setidaknya terdapat 45 desa di enam kecamatan yang saat ini dilanda kekeringan. Selain itu ribuan hektar lahan pertanian juga terpaksa di-bera-kan karena tiadanya sumber air untuk pengairan.

Hanya saja diakui Mugimin, hingga saat ini belum ada desa maupun kecamatan yang melaporkan potensi titik-titik sumber mata air tersebut. Pihaknya berharap proses identifikasi tersebut segera dilakukan di setiap daerah untuk ditindaklanjuti rencana pembangunan sumur dalam.

Sementara itu tahun ini Pemkab Boyolali juga berencana membangun sekitar 20 embung. Pembangunan embung tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran hingga Rp 20 miliar. Sedangkan sumber pendanaan pembangunan embung-embung tersebut, Pemkab Boyolali tengah mengajukan anggaran ke pusat. Pj Bupati Boyolali, Sri Ardiningsih sebelumnya menyatakan, pihaknya sudah mengajukan anggaran sneilai Rp 40 miliar untuk pembangunan 20 embung tersebut.

“Sudah kami ajukan ke pusat, masing-masing embung membutuhkan anggaran Rp 2 miliar,” terang Sri Ardiningsih.

Pengajuan anggaran untuk pembangunan embung tersebut menindaklanjuti kunjungan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu ke Boyolali. Menurut Sri Ardiningsih, pembangunan embung cukup signifikan dalam mengantisipasi bencana kekeringan yang ada di Boyolali.

Ario Bhawono