JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Atlet Pelatnas Tak Terbendung di Kejurnas NPC

Atlet Pelatnas Tak Terbendung di Kejurnas NPC

99
BAGIKAN
Atlet National Paralympic Committee (NPC) Indonesia cabang olahraga tenis meja mengikuti latihan di gedung olahraga Manahan Solo, Senin (16/03/2015). Rencananya atlet tersebut dipersiapkan untuk mengikuti Asean Para Games (APG) 2015 Singapura. Foto: Maksum N F
Ilustrasi: Joglosemar/Maksum N F

SOLO – Para atlet yang mengikuti pelatnas Asean Para Games (APG) 2015 tak terbendung di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) National Paralympic Committee (NPC) Indonesia di Solo. Lima cabang olahraga (Cabor) yang dipertandingan sukses mereka kuasai.

Tenis Meja yang digelar di Lantai 5 Hotel D’Wangsa menjadi gambaran betapa kuatnya Sella Dwi Radayana dan rekan-rekannya yang turun di kejurnas ini. Skor-skor telak selalu didapat para atlet yang turun di beberapa kelas yang berbeda. Salah satunya ditunjukkan Agus Susanto di kelas TT5. Wakil Jawa Barat itu tanpa kesulitan mempersembahkan emas perdana bagi Jabar lewat gelar TT5.

“Belum ada perlawanan di hari pertama ini. Rata-rata selalu menang dengan skor telak di setiap set. Tapi saya tetap berharap ada kejutan di hari-hari berikutnya,” terang Pelatih Tenis NPC Indonesia, Rima Ferdianto saat ditemui di Hotel D’Wangsa, Senin (14/9/2015) sore.

Untuk cabor tenis meja, ada 25 atlet pelatnas tenis meja yang turun di kejurnas kali ini. Sementara dua andalan kelas TT10, David Jacob dan Komet Akbar memilih absen. David absen guna memberi peluang atlet lain menunjukkan kelas di ajang kali ini. Sementara Komet pilih berada di Jakarta bersama keluarga.

“Atlet Pelatnas yang tampil di ajang ini terus saya awasi. Kalau ada yang kalah telak dari lawan non pelatnas, itu perlu dilihat lagi. Tapi kalau ada yang kalah tapi persaingannya ketat, saya memakluminya. Puncak permainan saya siapkan baru keluar saay Asean Para Games nanti,” tambah Rima.

Tak beda jauh dengan tenis meja, cabor angkat besi, renang, catur dan atletik juga menunjukkan hasil sama. Humas NPC Indonesia, Hery “gogor” Isranto meyakini atlet-atlet Pelatnas tetap mendominasi meski dia yakin satu atau dua kejutan akan muncul di salah satu cabor.

Nofik Lukman Hakim