Bakar Daun, Nenek Wasiyem Justru Tewas Terbakar

Bakar Daun, Nenek Wasiyem Justru Tewas Terbakar

95
Ilustrasi
Ilustrasi

BOYOLALI– Nasib tragis menimpa Wasiyem (80), warga Dukuh Ngeboran RT 03 RW 06 Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, ditemukan dalam kondisi mengenaskan, tewas terbakar di ladang, Rabu (2/9) petang.

Informasi yang diterima Joglosemar, korban baru diketahui dan ditemukan dalam kondisi hangus sekitar pukul 17.30 WIB. Korban ditemukan setelah dicari oleh keluarganya di sebuah ladang setempat yang terbakar.

Kejadian tragis tersebut berawal sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu korban pergi ke ladang untuk membakar dedaunan yang kering. Diduga, saat membakar daun tersebut, api justru merembet ke ladang tetangga. Mendapati itu, korban diduga berupaya memadamkan api. Nahas, korban justru terjebak dalam kobaran api yang sudah membesar.

Baca Juga :  Reaksi DPRD Sragen Mendengar Banyak Ibu Melahirkan di Jalan Gilirejo Baru

Siang harinya, sekitar pukul 12.00 WIB, warga yang mengetahui ada api yang membakar ladang, lantas berupaya memadamkannya. Sayangnya, saat itu warga tidak mengetahui jika korban sudah terjebak di dalam kebakaran tersebut. Sehingga warga pun lantas pulang setelah api berhasil dipadamkan.

Sementara itu keluarga korban pun kebinggungan, saat korban tidak kunjung pulang ke rumah hingga hari petang. Keluarga pun lantas melakukan pencarian, termasuk di ladang yang terbakar siang harinya tadi.

Dalam pencarian itu, korban akhirnya ditemukan oleh anaknya, Kasman (60). Sayangnya, saat ditemukan korban sudah meninggal dengan luka bakar 100 persen. Kontan saja, menemukan sang ibu dalam kondisi hangus terbakar, Kasman pun berteriak meminta tolong.

Baca Juga :  Perenang Muda Kota Solo Pilih Konsentrasi ke Jakarta

Dalam waktu singkat, warga pun berdatangan dan mengevakuasi korban untuk dibawa pulang ke rumah. Kejadian itu juga dilaporkan ke Polsek Kemusu yang segera datang bersama petugas medis Puskesmas setempat.

Kapolres Boyolali AKBP Budi Sartono melalui Kapolsek Kemusu AKP M Arifin Suryani mengungkapkan, setelah dilakukan pemeriksaan pada jasad korban, tidak ditemukan bekas penganiayaan. Selain itu, dari olah tempat kejadian perkara, akhirnya korban dipastikan tewas murni karena terbakar. Lantaran tidak ditemukan unsur pidana dalam kejadian tragis tersebut, jasad korban kemudian langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Diduga korban terjebak saat membakar daun di ladang dan tidak bisa menghindar menyelamatkan diri,” ungkap Arifin, Kamis (3/9/2015).

Ario Bhawono

BAGIKAN