JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Bambang Soesatyo Beberkan Rayuan Politik Jokowi

Bambang Soesatyo Beberkan Rayuan Politik Jokowi

82
Presiden Jokowi bertemu dengan Prabowo di Istana Bogor, Kamis (29/1/2015) | Antara/Widodo S Jusuf
Presiden Jokowi bertemu dengan Prabowo di Istana Bogor, Kamis (29/1/2015) | Antara/Widodo S Jusuf

JAKARTA – Sekretaris fraksi Partai Golkar, Bambang Soesatyo, mengungkapkan Presiden Joko Widodo dalam berbagai kesempatan selalu berusaha menarik anggota Koalisi Merah Putih (KMP) untuk bergabung dengan pemerintahan.

Kata Bambang, Presiden Joko Widodo bahkan menjanjikan 8 kursi menteri untuk KMP.

“Penawaran itu datang dari Presiden Jokowi di setiap kesempatan, baik di Istana Negara maupun di Istana Bogor. Mereka katakan kalau ingin mendukung pemerintah, masuk dong ke dalam, gabung dengan kabinet. Kami kasih 6-8 menteri. Ini ke KMP,” kata Bambang saat dikusi bertajuk ‘Mendadak Plin-Plan’ di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (5/9/2015).

Akan tetapi, lanjut Bambang, seluruh anggota KMP antara lain Golkar, Gerindra, PAN, dan PKS sepakat untuk menolak tawaran tersebut secara halus.

Kata Bambang, KMP berpendapat jika semua partai masuk ke dalam pemerintahan, maka tidak akan ada lagi penyimbang untuk pemerintahan.

“Itu tujuan mulia ketika kita tolak secara halus. Ketika gagal merayu maka dihajarlah intrik politik. Pecahlah Golkar, PPP. Tapi belum cukup juga masih dirayu terus. Prabowo juga dirayu untuk bergabung dengan pemerintah, hanya PKS yang tidak pernah dirayu,” ungkap Bambang.

Sekadar informasi, anggota KMP yakni Partai Amanat Nasional akhirnya bergabung ke pemerintahan.

Tribunnews

BAGIKAN