Barongsai Naga Yonif 408, Berani Tampil Garang di Ambon

Barongsai Naga Yonif 408, Berani Tampil Garang di Ambon

202
Diberangkatkan untuk mengemban misi menjaga pengamanan daerah rawan (Pamrahwan) di Maluku sejak Mei 2015 lalu, tim Satgas Yonif 408/SBH Sragen ternyata tak melulu hanya berkutat dengan tugas utama menjaga keamanan wilayah Ambon. Namun, kemahiran para personel Yonif dalam memainkan atraksi seni barongsai, juga memberi nilai lebih pasukan Yonif 408 Sragen di mata warga Ambon. Foto: Wardoyo
Diberangkatkan untuk mengemban misi menjaga pengamanan daerah rawan (Pamrahwan) di Maluku sejak Mei 2015 lalu, tim Satgas Yonif 408/SBH Sragen ternyata tak melulu hanya berkutat dengan tugas utama menjaga keamanan wilayah Ambon. Namun, kemahiran para personel Yonif dalam memainkan atraksi seni barongsai, juga memberi nilai lebih pasukan Yonif 408 Sragen di mata warga Ambon. Foto: Wardoyo

SRAGEN– Diberangkatkan untuk mengemban misi menjaga pengamanan daerah rawan (Pamrahwan) di Maluku sejak Mei 2015 lalu, tim Satgas Yonif 408/SBH Sragen ternyata tak melulu hanya berkutat dengan tugas utama menjaga keamanan wilayah Ambon. Namun, kemahiran para personel Yonif dalam memainkan atraksi seni barongsai, juga memberi nilai lebih pasukan Yonif 408 Sragen di mata warga Ambon.

Kelihaian tim barongsai Yonif 408 yang dikenal dengan nama Tim Naga Yudha Satgas Yonif 408/SBH itu ditunjukkan dalam keikutsertaan mereka saat mengisi parade HUT ke-440 Kota Ambon baru-baru ini. Berdasarkan laporan dari salah satu personel Satnas Yonif yang berada di Ambon, Agus Tri W, penampilan Tim Barongsai dibawah pimpinan Danyon 408, Mayor (inf) Andi Bagus DA banyak mendapat antusiasme warga yang menyaksikan HUT Ambon 2015.

“Hampir sepanjang penampilan kami, banyak warga yang histeris dan terpana menyaksikan. Bahkan nggak sedikit yang minta foto bareng. Kami juga terkesan bisa memberikan hiburan bagi masyarakat sana,” ujar Agus melaporkan kemeriahan saat pementasan HUT Ambon.

Menurutnya, sepanjang penampilan tim Barongsai Yonif 408, warga tak beranjak dari lokasi pusat kota yang dijadikan arena peringatan HUT Ambon tersebut. Salah satu warga yang sempat berbincang dengannya, Pedro Makulitha (27) bahkan mengaku kagum dengan kemampuan personel Yonif 408 yang tak hanyaa di tugas pengamanan namun juga mampu menghibur lewat atraksi barongsainya.

“Sudah lama saya tidak melihat atraksi barongsai seperti ini di Ambon. Kami sangat senang masyarakat Ambon bisa terhibur,” katanya.

Sekadar catatan, Tim Barongsai Satgas Yonif 408/SBH Sragen yang dirintis sejak 2008 memang cukup dikenal lewat atraksi dan kelincahannya dalam memainkan barongsai naga. Tim yang bermaterikan para personel Yonif 408 ini juga sering diundang mengisi Acara HUT Kota Solo, perayaan Imlek hingga menggondol sejumlah gelar juara.

Menurut Agus, tim Barongsai Satgas Yonif pernah menggenggam juara 2 Lomba Barongsai se-Jateng dan tampil di berbagai acara di sejumlah kota di wilayah Jateng. Sebagai salah satu personel Yonif dan bagian Tim Satgas Ops Pahrawan, ia mengaku bangga bisa memberikan sesuatu yang lebih bagi masyarakat Maluku utamanya Ambon lewat atraksi barongsai itu.

Wardoyo

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR