JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Berikut Pernyataan Ahli Waris Sriwedari Soal Radya Pustaka

Berikut Pernyataan Ahli Waris Sriwedari Soal Radya Pustaka

131
Museum Radya Pustaka | Ilustrasi: Kurniawan Arie
Museum Radya Pustaka | Ilustrasi: Kurniawan Arie

SOLO– Koordinator Ahli Waris Sriwedari, Kangjeng Raden Arya Tumenggung (KRAT) Gunadi akhirnya angkat bicara, setelah Pengadilan Negeri Surakarta memberikan peringatan kepada Pemkot Surakarta, terkait proses eksekusi Sriwedari, Selasa (29/9/2015).

Menurutnya, selama ini pihaknya diam karena memang tak mau mengeluarkan pernyataan yang melawan hukum. Namun karena terus menerus merasa dipojokkan, maka pihaknya merasa perlu untuk melakukan klarifikasi.

“Permasalahan ini adalah kasus hukum, bukan kasus politik. Jadi kalau hanya sekadar umbar omongan kosong buat apa? Toh bahasa hukumnya sudah jelas, Jadi tolong kalau bicara Sriwedari, harus ada landasan hukumnya, jangan main umbar statemen saja,” tegas Gunadi.

Dirinya juga menjelaskan hingga detik ini, belum pernah sekalipun ada tokoh masyarakat yang secara resmi mengajak pihaknya berdialog soal Sriwedari. Apalagi soal museum Radya Pustaka.

“Belum pernah ada yang berdialog dengan kami secara resmi. Jadi bicara saja belum, kok sudah menyatakan kami tidak peduli Radya Pustaka, apalagi mengatakan akan merobohkannya? Itu pernyataan dari siapa? Kami ini jelas identitasnya, bukan segerombolan organisasi tanpa bentuk,” paparnya.

Terkait Radya Pustaka, Gunadi mengatakan pihaknya mengaku sudah memikirkan hal tersebut. Mengingat di dalamnya banyak berisi aset penting bersejarah milik Keraton Surakarta.

“Kami sudah berdialog dengan pihak Keraton Surakarta, sebagai pihak yang berkompeten dengan Radya Pustaka. Kami juga tidak menutup pintu dialog dengan Pemkot. Jadi tidak benar, kalau ahli waris dikatakan tidak peduli nasib Radya Pustaka,” ucapnya.

Deniawan Tommy Chandra Wijaya

BAGIKAN