JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Berkas Dinyatakan Lengkap, Koruptor KUR Rp1,18 Miliar Belum Ditahan

Berkas Dinyatakan Lengkap, Koruptor KUR Rp1,18 Miliar Belum Ditahan

267
Ilustrasi
Ilustrasi

SRAGEN—Penyidik Polres Sragen menyatakan berkas kasus dugaan korupsi dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang melibatkan mantri Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Gemolong Cabang BRI Sragen, Choyum Mufidah (37) sudah lengkap alias P-21.

Kepolisian tinggal menunggu sinkronisasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk secepatnya melakukan pelimpahan berkas. Penegasan itu disampaikan Wakapolres Sragen Kompol Yudy Arto Wiyono, Senin (31/8/2015).

Saat ini pihaknya tinggal menunggu sinkronisasi waktu dengan penyidik Kejari Sragen untuk menentukan jadwal pelimpahan berkas perkara.

“Sudah P-21 sejak kemarin. Kita tinggal menunggu kesiapan JPU saja. Harapan kami lebih cepat lebih baik, sehingga kami bisa konsentrasi ke penanganan kasus yang lain,” ujarnya didampingi Kasat Reskrim AKP Windoyo.

Sementara, Windoyo menjelaskan, dalam berkas perkara hasil penyidikan, tersangka dijerat dengan kasus korupsi dana KUR tahun 2011-2012 senilai Rp1,18 miliar. Dalam kasus ini, pihaknya juga menyita ratusan dokumen perjanjian kredit nasabah KUR yang ternyata fiktif.

Modus korupsi yang dilakukan yakni dengan merekayasa pengajuan kredit dari nasabah yang ternyata fiktif belaka. Total nasabah fiktif yang digunakan untuk membobol KUR ini mencapai 91 orang dengan nominal kredit yang dicairkan berkisar Rp5 juta-Rp20 juta per nama.

Meski berkas sudah P-21, Windoyo mengatakan, tersangka memang belum dilakukan penahanan. Hal itu dikarenakan beberapa pertimbangan, di antaranya masih dianggap kooperatif, tidak melarikan diri serta tidak menghilangkan barang bukti.

Wardoyo

BAGIKAN