JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Biro Travel Solo Khawatirkan Dampak Pelemahan Rupiah

Biro Travel Solo Khawatirkan Dampak Pelemahan Rupiah

56
BAGIKAN
Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo AKAN DIBANGUN PUSAT KULINER--Sejumlah warga dengan kendaraan bermotornya melintas di gerbang jalan Perintis Kemerdekaan, Laweyan, Solo, Jumat (15/2). Alokasi penggunaan dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat pariwisata salah satunya akan digunakan untuk membangun pusat kuliner di Jalan Perintis Kemerdekaan.
Ilustrasi. Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo

SOLO- Pelemahan nilai rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) turut berimbas terhadap kenaikan harga paket wisata keluar negeri melalui biro perjalanan maupun travel di Kota Solo. Kondisi tersebut telah berdampak signifikan pada lesunya transaksi bisnis pariwisata, khususnya untuk paket wisata ke luar negeri.

Selain itu, kondisi tersebut juga menyebabkan penurunan tingkat kunjungan warga ke luar negeri dalam bulan ini, meski pengusaha maupun maskapai penerbangan jor-joran menawarkan promo paket wisata.

Daryono, Ketua Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Solo mengatakan, kondisi pelemahan rupiah  terhadap dolar AS sangat berdampak bagi para pelaku travel agent. Menurutnya, dengan kondisi tersebut jumlah wisatawan yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri turun sekitar 30 persen dibandingkan sebelumnya.

 “Para pelaku usaha indrustri  pariwisata yang menyasar segmen wisata ke luar negeri (outbound) cemas dengan kondisi rupiah yang semakin melemah,” ungkapnya Sabtu (12/9/2015).

Lebih lanjut Daryono menyampaikan, selain berdampak kepada biaya operasional, pelemahan nilai tukar rupiah ini berakibat para wisatan yang ingin berkunjung ke luar negeri  telah menunda perjalannya. Bahkan, tak sedikit pula yang melakukan pembatalan.

“Adapula wisatawan yang akan melakukan perjalanan panjang ke Eropa, telah banyak yang mengalihkan untuk berkunjung di Asia,” tuturnya.

Satria Utama