Boyolali Perketat Pengawasan Hewan Kurban

Boyolali Perketat Pengawasan Hewan Kurban

99
Ilustrasi | Joglosemar/Ario Bhawono
Ilustrasi | Joglosemar/Ario Bhawono

BOYOLALI – Menjelang Hari Raya Kurban, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Boyolali melakukan pemantauan dan pengawasan ketat lalu lintas distribusi hewan ternak, khususnya hewan kurban.

Kewaspadaan terutama di wilayah perbatasan serta daerah yang pernah terindikasi penyebaran penyakit antrak.

Bambang Jiyanto, Kepala Disnakkan Boyolali, Rabu (9/9/2015) mengatakan mendekati Hari Raya Kurban, mobilitas ternak mengalami peningkatan.

Baca Juga :  Pulang Dari Masjid, Pensiunan PNS Syok Lihat Tas dan Dompet Isi Jutaan Rupiah Digasak Maling..

“Langkah surveilence terus kami lakukan, selain itu saat-saat ini pengawasan diperketat terutama di daerah-daerah perbatasan, di antaranya daerah dekat Sumberlawang Sragen,” ungkap Jiyanto.

Selain pengawasan di perbatasan, petugas Disnakkan juga diturunkan untuk memeriksa ternak di pasar-pasar hewan maupun tempat penampungan hewan kurban.

Dokter hewan UPTD Banyudono, Aryo Prakoso Jati menambahkan, pemantauan dan pemeriksaan hewan kurban rutin dilakukan terutama menjelang Idul Kurban.

Baca Juga :  Proyek Sekolah Satu Atap Ditarget Desember, Tapi Sekarang Baru 22%

“Pemeriksaan untuk memastikan hewan benar-benar layak dan sehat untuk dipotong. Tak hanya ke tempat penampungan,” terang dia.

Pemeriksaan menurut dia tak hanya dilakukan sebelum hari raya, namun juga saat hari-H, saat pemotongan hewan dilakukan.

Ario Bhawono

BAGIKAN