JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Bupati Agus: Santunan Uang Duka Cita Jangan Ada Potongan

Bupati Agus: Santunan Uang Duka Cita Jangan Ada Potongan

137
Ilustrasi
Ilustrasi

SRAGEN– Bupati Sragen, Agus Fatchur Rahman menyerukan bantuan santunan uang duka cita (Sang Duta) bagi ahli waris warga miskin yang sudah meninggal, harus diberikan utuh tanpa potongan. Selain itu, ia juga menggagas adanya kajian untuk menyederhanaan teknis pencairan tanpa harus menunggu tahapan anggaran tapi bisa dicairkan seketika ada laporan kematian.

“Saya sampaikan, untuk uang sang duta ini diberikan utuh tidak ada potongan. Kalau ada perangkat atau lurah yang motong, segera laporkan ke camat atau ke saya. <I>Mangke kula sing ngurusi<I>,” papar Bupati saat memberikan arahan pada pencairan Sang Duta tahap pertama 2015 di Pendapa Rumdin Bupati, Rabu (16/9/2015).

Menurutnya, bantuan Sang Duta itu harus diberikan utuh karena program itu semata-mata untuk meringankan beban ahli waris gakin yang sudah ditinggal sanak keluarganya meninggal. Pemkab bahkan berencana terus menaikkan besaran santunan agar lebih membantu warga miskin.

Bupati menyampaikan pada tahun pertama program itu (2012), besaran santunan hanya Rp 500.000 per ahli waris dan tahun 2015 ini dinaikkan dua kali lipat jadi Rp 1 juta per ahli waris.

Ia bahkan berjanji, tahun depan besaran santunan diwacanakan akan naik kembali Rp 1,5 juta. Selain itu, saat ini juga tengah dikaji kemungkinan penyederhanaan teknis penyaluran tanpa harus menunggu mekanisme anggaran tapi begitu ada kematian bisa langsung diberikan.

Sementara, Kepala Dinas Sosial Sragen, Purwadi Joko Haryanto menyampaikan dalam penyerahan kemarin total ada 446 ahli waris yang menerima santunan senilai total Rp 446 juta. Mereka adalah ahli waris yang anggota keluarganya meninggal antara periode Januari-Agustus 2015. Sedang untuk kematian September hingga akhir Desember 2015 akan dicairkan tahap berikutnya.

Kabid Bantuan dan Jaminan Sosial, Nunuk Sri Rejeki menambahkan untuk tahun ini, anggaran Sang Duta dialokasikan Rp 1,6 miliar dan diperkirakan malah akan sisa sampai akhir tahun. Hingga 2015 ini, total bantuan Sang Duta yang sudah dikucurkan mencapai Rp 3,3 miliar untuk 5.281 ahli waris.

Mengenai mekanisme pencairan dana memang mengikuti tahapan anggaran begitu sudah terkumpul satu tahapan, baru bisa dicairkan bersama. Sedangkan pengajuannya, ahli waris mengumpulkan berkas persyaratan ke Dinsos untuk diverifikasi bersama UPTPK baru kemudian dicairkan.

Wardoyo

BAGIKAN