Bupati Karanganyar Gantung Nasib Taman Hutan Raya Mangkunegaran

Bupati Karanganyar Gantung Nasib Taman Hutan Raya Mangkunegaran

160
Kepala BPBD Nugroho, di dampingi Pengendali ekosistem (PEH) Tahura KGPA Mangkunegara I, saat menunjukan koleksi bibit tanaman bambu. Foto: Rudi Hartono
Kepala BPBD Nugroho, di dampingi Pengendali ekosistem (PEH) Tahura KGPA Mangkunegara I, saat menunjukan koleksi bibit tanaman bambu. Foto: Rudi Hartono

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar Juliyatmono, mengaku sampai sejauh ini belum menanggapi terkait dengan adanya surat dari pemerintah Provinsi untuk pengelolaan taman hutan raya (Tahura) K. G. P. A. A. Mangkunegara I yang berada di wilayah Berjo, Ngargoyoso, Karanganyar.

Menurut dari sejumlah infomasi yang dihimpun, sebelumnya provinsi sudah mengirimkan surat ke pemkab, bahwa untuk pengelolaan tahura di Karanganyar dan Wonogiri akan digabung. Dan pengelolaannya akan dilakukan dari pihak provinsi. Hal tersebut juga disusul dengan datangnya sejumlah utusan dari Pemprov, yang sebelumnya datang ke Pemkab Karanganyar untuk melakukan pembahasan.

“Kemarin itu, utusan dari Provinisi datang ke Pemkab, untuk mempertanyakan pengelolaan tahura yang ada di Ngargoyoso itu untuk digabung dengan Tahura yang ada di Wilayah Kabupaten Wonogiri, dan mereka (provinsi –red) akan mengelolanya. Tapi ya sampai sekarang, belum saya jawab,” terang Bupati sembari senyum lebar saat ditemui Joglosemar.

Baca Juga :  Eksekutif Akui Masih Ada Kekurangan KUA-PPAS

Lebih lanjut diungkapkan Bupati, dalam pengelolaan Tahura tersebut, pihaknya berencana membuat objek wisata yang nantinya saling terintegrasi dikawasan Ngargoyoso dan Tawangmangu. Seperti Grojogan Sewu, Parangijo, Jumog, Tahura, dan lain-lain. Dia mengatakan akan mulai menggenjot promosi apabila sudah ada kejelasan pengelolaan Tahura.

“Saya hanya berpegang pada UU Nomor 23 Tahun 2014 saja. Ini bukan soal mengejar keuntungan, tetapi soal kepedulian lingkungan, keberpihakan pengelolaan kawasan hutan, kalau tidak sesuai dengan UU – kan itu bisa melanggar,” jelas Juliyatmono.

Baca Juga :  Hendak Jenguk Bapaknya, Warga Karanganyar Malah Disuguhi Kobaran Api

Sementara itu, Kepala Balai Tahura K. G. P. A. A. Mangkunegara I, Soegiharto, saat dihubungi wartawan menuturkan tidak dapat berbuat banyak hingga muncul keputusan pasti terkait pengelolaan Tahura.

Dia mengetahui apabila Pemerintah Provinsi Jateng sudah melayangkan surat kepada Bupati terkait pengelolaan Tahura.

“Memang kalau infonya sampai saat ini belum ada jawaban dari pak Bupati. Dan kami hanya bisa menunggu saja, tidak bisa berbuat apa-apa,” terangnya.

Rudi Hartono

BAGIKAN