JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Dewan Kesenian Klaten Bantah Dana Hibah Kesenian Berbau Politik

Dewan Kesenian Klaten Bantah Dana Hibah Kesenian Berbau Politik

163
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

KLATEN – Ketua II Dewan Kesenian Klaten FX Setyawan menjamin dana hibah sebesar Rp 3,2 millar untuk Dewan Kesenian Klaten, yang digunakan untuk berbagai kegiatan kesenian dan budaya bebas dari pengaruh politik dan kampanye.

Setyawan menuturkan, dana sebesar itu akan digunakan untuk 19 agenda acara di Klaten mulai dari Agustus hingga November 2015 ini.

“Semua agenda itu, kami pastikan tidak akan digunakan untuk berkampanye salah satu pasngan calon [paslon] tertentu,”ujarnya, Minggu (6/9/2015).

Menurutnya, kegiatan-kegiatan tersebut sudah jauh hari dipersiapkan sebelum adanya penetapan paslon Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Klaten. Dan kegiatan-kegiatan tersebut merupakan murni pertujukkan seni dan budaya untuk menghibur warga Klaten serta mengenalkan beragam kesenian Klaten kepada masyarakat.

“Dengan dana hibah itu, kita ingin menghidupkan beberapa kesenian dan budaya KLaten yang mulai terlupakan, seperti ketoprak, jathilan dan lain sebagainya. Kegiatan itu juga untuk mengairahkan para pelaku seni dan budaya di Klaten,”jelasnya.

Sebelumnya salah satu Anggota DRPD Klaten, Darmadi menyayangkan persetujuan bantuan hibah sebesar Rp 3,2 miliar untuk Dewan Kesenian Klaten dalam rapat paripurna pembahasan Raperda APBD Perubahan.

Menurutnya, dana hibah sebesar itu hanya akan habis untuk woyo woyo (senang-senang, Red) saja. Ia beralasan bila dana hibah sebesar itu hanya akan digunakan untuk pertunjukkan kesenian, kirab budaya dan konser musik yang mengundang artis ibu kota.

“Dana hibah apa harus sebesar itu, padahal dewan kesenian sudah mendapatkan dana dari APBD murni sebesar Rp 300 juta, jadi totalnya Rp 3,5 miliar. Apa tidak lebih baik dialokasikan untuk bencana kekeringan, untuk jalan yang rusak dan masih banyak yang perlu dipihaki, tidak untuk woyo woyo seperti itu,” urainya.

Sementara itu, 19 agenda Dewan Kesenian Klaten yang menggunakan dana hibah dari Pemkab KLaten sebesar Rp 3,2 milliar tersebut antara lain, festival sepeda anti dan Didi Kempot performance pada 13 September di Alun-Alun Klaten, Festival reog dan jathilan pada 27 September di Jalan Pemuda KLaten, Kirab Apem pada 3 Oktober di Jalan Pemuda Klaten, Konser Pesta Rakyat Wali Band pada 7 November di Alun- Alun Klaten dan Melodi Memory Ebit G Ade pada 21 November di Halaman Pendopo Pemkab Klaten.

Dani Prima