JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Diduga Palsu, 1.000 Tabung Elpiji 3 Kilogram di Solo Mangkrak

Diduga Palsu, 1.000 Tabung Elpiji 3 Kilogram di Solo Mangkrak

57
BAGIKAN
Ilustrasi | dok Joglosemar
Ilustrasi | dok Joglosemar

SOLO – Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Solo memastikan wilayah eks Karesidenan Surakarta aman dari peredaran tabung elpiji 3 kilogram palsu.

Menurut Budi Prasetyo, Ketua Bidang (Kabid) Elpiji 3 Kilogram Hiswana Migas Solo, kabar adanya peredaran tabung palsu telah meresahkan masyarakat. Pasalnya dapat membahayakan keselamatan konsumen.

“Setelah dilakukan pengecekan di lapangan, ternyata tidak ditemukan beredarnya tabung palsu. Adanya perbedaan fisik tabung elpiji 3 kilogram disebabkan Pertamina memiliki banyak vendor dalam memproduksi tabung elpiji 3 kilogram,” ujarnya saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (7/9/2015).

Lebih jauh Budi menyampaikan, pihaknya telah meminta pihak Pertamina untuk segera memberikan klarifikasi. Pasalnya, banyak para agen dan Stasiun Pengisian Bahan  Bakar Elpiji (SPBE) telah menolak untuk melakukan pengisian ulang gas dikarenakan dianggap tidak sesuai dengan kriteria tabung yang diinginkan.

Budi mencatat, dugaan peredaran tabung palsu telah membuat sedikitnya 1.000 tabung elpiji 3 kilogram di Kota Solo mangkrak.

“Jika Pertamina tidak segera memberikan klarifikasi, ditakutkan akan mengurangi jumlah pasokan elpiji 3 kilogram kepada masyarakat,” tuturnya.

“Untuk melihat keaslian tabung dari Pertamina ada beberapa kriteria baku yang bisa diperhatikan, yakni berat tabung kosong antara 4,8 hingga 5,2 kilogram dan selisih ketinggian tidak kurang dan tidak lebih dari satu sentimeter,” terangnya.

Satria Utama