JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Dinas Pasar Kota Solo Tak Akan Toleransi PKL Bandel

Dinas Pasar Kota Solo Tak Akan Toleransi PKL Bandel

78
BAGIKAN
Ilustrasi | dok.Joglosemar
Ilustrasi | dok.Joglosemar

SOLO-Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) Kota Surakarta memastikan, mulai 1 Oktober mendatang para Pedagang Kaki Lima (PKL) di tiga lokasi yakni Jalan Slamet Riyadi,Urip Sumoharjo dan Ir. Sutami harus bersedia mengikuti peraturan yang diterapkan oleh DPP. DPP bakal memberikan peringatan hingga menjatuhkan sanksi tegas kepada PKL yang menolak ditata.

Kepala DPP Kota Surakarta Subagiyo kepada wartawan akhir pekan kemarin menjelaskan, DPP sudah memberikan sosialisasi maupun solusi terbaik terkait penataan PKL.

“Kita sudah berikan sosialisasi dan juga memberikan solusi. Sehingga, nanti para PKL harus mengikuti peraturan yang sudah ditetapkan,” terangnya.

Penataan PKL akan dilakukan dengan dua cara, yakni dengan pemindahan PKL ke kantong-kantong PKL yang sudah disiapkan. Dan juga pembatasan jam operasional kepada para PKL. PKL yang akan dipindah yakni ada dikawasan Jalan Slamet Riyadi baik disisi timur maupun barat.

Disisi timur ada sejumlah pedagang serabi yang akan dipindahkan kekawasan Galabo. Sementara disisi barat ada disekitar Pengadilan Negeri (PN) Surakarta. Nantinya, para PKL akan ditempatkan di shelter yang ada disisi barat PN.

“Sementara untuk yang ada di Jalan Urip Sumoharjo akan dibatasi jam operasionalnya, mulai pukul 17.00 WIBsampai pukul 05.00 WIB,” terang Subagiyo.

Demikian pula PKL yang ada di Jalan Ir Sutami juga akan dilakukan penataan. Penataan ini mulai diberlakukan pada Kamis (1/10) mendatang. DPP menegaskan, penataan PKL ini seauai dengan Perda nomor 1/2013 tentang penyelenggaraan Perhubungan dan juga Perda nomor 3/2008 tentang Pengelolaa PKL.

Selain PKL, DPP juga akan menyasar toko-toko yang sengaja menggunakan sebagian trotoar maupun pedestrian untuk menggelar dagangannya. “Selain PKL kita juga akan menindak toko-toko yang menggunakan sebagian bahu jalan seperti pedestrian untuk menggelar dagangannya,” ungkap Subagiyo. Subagiyo berharap baik PKL maupun pemilik toko memahami dan mengikuti kebijakan yang dari pemerintah.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Sutarjo mengaku siap untuk menertibkan para PKL bandel. “Kita tetap akan melakukan pengawasan kepada para PKL, jika masih ada yang membandel kita akan berikan peringatan sesuai ketentuan,” ucap Sutarjo.

Ari Purnomo